oleh

Pemprov Sulteng Percepat Pembangunan Jalur Lingkar Palu-Sigi-Palu

-Kota Palu-dibaca 136 kali

SULTENG RAYA – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Ma’mun Amir, memimpin percepatan pembangunan jalur lingkar Kota Palu – Sigi -Palu di ruang kerja Wagub Sulteng, Selasa (19/10/2021).

Rapat bersama Kepala Balai Jalan PUPR itu, turut dihadiri Bupati Sigi Irwan Lapata, Kepala BPKAD, Plt. Kepala Bappeda Provinsi, Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi, Kepala Dinas Tata Ruang Kota Palu, dan Kepala Dinas Bina Marga Kota Palu.

Pada Kesempatan itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Ruang, Syafullah Djafar, menyampaikan bahwa pembangunan Jalur Lingkar Kota Palu -Sigi -Palu sepanjang 42 KM, saat ini sudah dilakukan pelelangan pekerjaan, tetapi masih terkendala dalam rangka pembebasan tanah. Untuk itu, kata dia, diharapkan agar Pemerintah Kota Palu dan Kabupaten Sigi dapat menganggarkan biaya pembebasan lahannya.

Baca Juga :   PERINGATAN HDI 2021, Kadinsos Romy Ajak Masyarakat Dukung Kemandirian Penyandang Disabilitas

Bupati Sigi Irwan Lapata, menyampaikan bahwa rencana pembangunan jalan Lingkar Kota Palu – Sigi – Kota Palu, terkait dengan pembebasan lahannya, tidak ada persoalan lagi.

Sementara, Wali Kota Palu yang diwakili Kepala Dinas Tata Ruang Moh. Rizal, mengatakan, untuk pelaksanaan pembebasan tanah pada lokasi pembangunan jalan lingkar Kota Palu , perlu dokumen perencanaan untuk diberikan kepada tim appraisal, dan mengetahui lokasi yang dibebaskan.

“Saat ini, dalam proses pembebasan tanah perlu sikap hati hati. Salah mengambil kebijakan, bisa saja yang kita anggap tidak ada kesalahan, justru menimbulkan masalah,”katanya.

Wakil Gubernur,  Ma’mun Amir  menyampaikan harapannya, agar perlu koordinasi yang baik antara Kota Palu dan Balai Jalan terkait dengan dokumen yang dibutuhkan .

Baca Juga :   Hendra dari TVRI Terpilih Ketua IJTI Sulteng

Selanjutnya, kata Wagub,  ada dukungan anggaran untuk pembebasan lahan dengan alasan diatas 5 ha akan dibebaskan.

“Kami harap agar pelaksanaan kegiatan ini tidak terhambat, karena anggarannya sudah tersedia melalui alokasi anggaran Loan JICA. Jadi, diharapkan ditingkatkan koordinasi sehingga permasalahan yang ada bisa terselesaikan dengan baik,” kata Wagub. *AMI

Komentar

News Feed