oleh

Lagi, BBTNLL Jalin PKS KKM Pengelolaan Kolaboratif

-Kab. Sigi-dibaca 89 kali

SULTENG RAYA – Balai Besar Taman Nasional Lore Lindu (BBTNLL) kembali melakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) Kemitraan Konservasi Masyarakat (KKM) di enam desa di Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi.

Sebelumnya, pada September 2021, BBTNLL telah lebih dulu melakukan PKS KKM di lima desa di Kabupaten Sigi.

PKS KKM ditandatangani langsung Kepala BBTNLL, Jusman dengan enam kepala desa penyangga kawasan TNLL di Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi. Enam Desa itu, yakni Desa Salua, Namo, Bolapapu, Mataue, Sungku dan Marena.

Enam desa itu, kata Jusman, nantinya dapat mengakses pemanfaatan HHBK di zona tradisional TNLL dan juga berperan aktif dalam pengelolaan Taman Nasional Lore Lindu (TNLL).

Melalui Lembaga Pengelola Konservasi Desa (LPKD), kata dia, di tiap desa tersebut akan dilakukan fasilitasi yang berkelanjutan terkait pemberdayaan masyarakat dan berbagai kegiatan pengelolaan TNLL secara kolaboratif.

Selain itu LPKD juga akan didukung oleh dana stimulan untuk pengembangan ekonomi produktif.

“PKS ini, diharapkan mampu membangun semangat bersama dalam mewujudkan kelestarian kawasan TNLL dan kesejahteraan masyarakat, perjanian kerja sama juga harus memiliki kekuatan dan prinsip dalam pemanfaatannya,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Sulteng Raya, Selasa (19/10/2021).

Perjanjian kerja sama juga, lanjut Jusman, harus memenuhi prinsip ‘3M’ yakni Mutual Trust, Mutual Benefit, dan Mutual Respect sehingga dapat berjalan sesuai yang kita harapkan bersama.

Penyelenggaraan kegiatan ini juga disambut baik oleh Pemerintah Desa maupun Kecamatan wilayah Kulawi.

“Kami dari pihak pemerintah kecamatan dan juga mewakili kepala desa menyambut gembira dan berterimaksih atas penyelenggaraan program ini, kami berharap kerjasama ini terus berlanjut dan mampu membuat masyarakat bekerja bersama membangun ekonomi mereka serta menjaga kelestarian lingkungannya” ujar Camat Kulawi, Rolly dalam sambutannya.

KKM merupakan kegiatan di TNLL dengan dukungan FP III Sulawesi dengan target 56 Desa sampai dengan 2023.

Selain itu, desa-desa di sekitar kawasan TNLL yang masuk dalam wilayah project FPIII didukung dengan dana konservasi desa melalui BPSKL Wilayah Sulawesi, bentuk kerja sama lintas Unit Pelaksana Teknis (UPT) dan pihak terkait ini diharapkan mampu mendorong percepatan dalam mencapai kesejahteraan masyarakat dan kelestarian kawasan TNLL. RHT

Komentar

News Feed