oleh

Polres Parmout Tangkap Pencuri Mesin Traktor

SULTENG RAYA – Tim gabungan Polres Parigi Moutong (Parmout) yang terdiri dari Sat Reskrim, Sat Sabhara dan Polsek Parigi berhasil menangkap pelaku pencurian mesin traktor, mesin katinting dan mesin penghisap pasir yang terjadi sejak April 2021 sampai dengan September 2021 di wilayah Kabupaten Parmout.

Kasus pencurian yang meresahkan tersebut, dilaporkan oleh masyarakat ke Polsek Sausu, Polsek Torue dan Polsek Parigi. Berdasarkan laporan itu Kapolres Parmout,  AKBP Andi Batara Pruwacaraka segera merespon dengan membentuk tim gabungan yang terdiri dari personel Polsek Parigi, Sat Reskrim, Sat Sabhara dan memerintahkan untuk segera dapat mengungkap kasus pencurian tersebut serta menangkap pelakunya.

Kasat Reskrim Polres Parmout, AKP Donatus Kono melalui press rilis mengatakan, dirinya bersama Kapolsek Parigi, Iptu I Dewa Gede Nurate dan Kanit I Reskrim Polres Parmout, Ipda Gigih Winada bersama anggota personel Polsek Parigi, Sat Reskrim dan Sat Sabhara melakukan kolaborasi untuk mengungkap pelaku tindak pidana pencurian tersebut.

Baca Juga :   DIREKTUR PSD KEMENDIKBUD RISTEK, Apresiasi Rembuk Pendidikan di Parmout

“Setelah terbentuk, tim pun mulai melakukan penyelidikan untuk mengumpulkan petunjuk serta informasi dari masyarakat, guna mengungkap pelaku dalam tindak pidana pencurian mesin tersebut,” ujar Donatus Kono.

Lanjut Donatus, dari penyelidikan itu tim gabungan akhirnya berhasil menangkap empat terduga pelaku pada Selasa (21/9/2021) masing-masing HK (23) warga Kelurahan Bantaya, MA (41) warga Desa olaya, R (41) warga Kelurahan Kampal dan E (17) yang juga warga Kelurahan Kampal Kecamatan Parigi.

“Dari hasil introgasi keempat terduga pelaku,  maka pada hari Kamis tangal 23 September 2021, tim kembali mengamankan satu orang pelaku berinisial MR ( 20) warga Kelurahan Bantaya,” jelas Donatus.

Donatus menambahkan, berdasarkan pengakuan pelaku utama HK, pencurian dilakukan di wilayah Kecamatan Sausu,Torue dan Kecamatan Parigi dan dalam melancarkan aksinya para pelaku menggunakan kendaraan roda empat, kunci pas, kunci ring dan gunting besi. Selanjutnya, hasil curian itu dibawa ke Kelurahan Poboya Kota Palu untuk dijual.

Baca Juga :   P2TPA Parmout Siapkan Rumah Aman Bagi Korban Asusila

“Dan dari hasil penjualan mesin-mesin tersebut, para pelaku menggunakan sebagian uang hasil penjualan untuk memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari dan sebagian juga mereka gunakan untuk foya-foya,” ujar Donatus.

Saat ini para pelaku telah ditahan di Rutan Polres Parmout untuk diproses lebih lanjut. Sedangkan barang bukti hasil curian berupa beberapa unit mesin traktor, mesin katinting, mesin penyedot pasir dan alat yang dugunakan untuk melakukan pencurian tersebut telah diamankan di Mako Polres Parmout. 

Para pelaku dipersangkakan melakukan tindak pidana sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 363 ayat (1) ke 4e dan 5e KUHP, Jo Pasal 65 KUHP dengan ancama hukuman 9 tahun penjara. */AJI

Komentar

News Feed