oleh

Jasaraharja Sulteng Edukasi Lalu Lintas Peserta Didik SMPN 1 Palu

-Pendidikan-dibaca 56 kali

SULTENG RAYA- PT Jasa Raharja Cabang Sulawesi Tengah, bersama dengan Kepolisian Resor Palu menggelar sosialisasi Lalu lintas di SMP Negeri 1 Kota Palu. Kegiatan tersebut dihadiri 30 peserta didik dan tenaga pendidik SMP Negeri 1 Palu dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Kota Palu Faridah, S.Pd.,M.Pd, mengatakan kegiatan sosialisasi dan edukasi ini sangat penting diketahui oleh para peserta didik, agar paham budaya tertib lalu lintas sedari dini dan memahami perihal hak mereka apabila terjadi musibah kecelakaan lalu lintas.

Bripka Kadek Reagen, Kepala Unit Dikyasa Polres Palu, dalam sosialisasinya menyampaikan, akan terus mengedukasi masyarakat agar tertib dalam berlalu lintas dan selalu mematuhi protokol kesehatan. Satlantas juga menekankan etika dalam berkendara pada peserta kegiatan.

Baca Juga :   Mendikbud ungkap Pentingnya Teknologi di Dunia Pendidikan

Sementara itu, dari Jasa Raharja Cabang Sulawesi Tenga diwakili oleh Muh. Hidayat, selaku Penanggung Jawab Bidang Pelayanan Santunan Jasa Raharja Cabang Sulawesi Tengah, berharap melalui kegiatan ini peserta didik dapat lebih memahami peran Jasa Raharja dalam memberikan pelayanan santunan korban kecelakaan lalu lintas kepada masyarakat yang menjadi korban.

Termasuk dalam hal bagaimana prosedur pengurusan asuransi Jasa Raharja pada saat kecelakaan. Sehingga masyarakat mendapatkan santunan sesuai dengan ketentuan.

“Nilai santunan Jasa Raharja yakni Rp50 juta untuk korban meninggal dunia yang diserahkan kepada ahli warisnya yang sah, maksimal Rp50 juta untuk korban yang mengalami cacat tetap, dan maksimal Rp20 juta untuk korban yang mengalami luka-luka,” terang Muh. Hidayat, Rabu (13/10/2021).

Baca Juga :   Wali Kota Palu Resmikan Musala di SMPN 4 Palu

Selain itu kata Hidayat, manfaat tambahan lainnya yakni biaya penguburan Rp4 juta kepada yang menyelenggarakan penguburan, apabila tidak ada ahli waris, biaya bantuan P3k maksimal Rp1 juta, dan bantuan biaya ambulans maksimal Rp500 ribu.

Tampak dalam sosialissai itu, peserta didik SMP Negeri 1 Palu sangat antusias mengikuti kegiatan, mengingat ini sosialisasi pertama kalinya pada saat sekolah tatap muka. “Semoga ilmu pengetahuan yang didapatkan dapat menambah wawasan, sehingga tidak hanya patuh terhadap protokol kesehatan, tetapi juga patuh dan tertib pada saat berkendara sehingga tingkat laka lantas dapat diminimalisir seoptimal mungkin,” tutup Muh. Hidayat. */ENG

Komentar

News Feed