oleh

Komisioner KIP Sulteng Harus Revolusioner dan Reformis

-Kota Palu-dibaca 45 kali

SULTENG RAYA – Untuk mewujudkan visi Gubernur Sulteng tentang pelayanan informasi yang layak, dibutuhkan Komisioner Komisi Informasi Publik (KIP) yang kuat, revolusioner dan reformis. Hal itu diungkap Plt. Ketua Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan Indonesia (FKPPI) Sulteng,Zasri Rais, Kamis (14/10/2021).

“Karena kami menilai, penetapan Sulawesi Tengah dengan pelayanan publik yang buruk oleh KIP pusat beberapa waktu yang lalu harus dibenahi. Karena, ini menyangkut standar pelayanan publik dan akses mendapatkan informasi,” katanya.

Menurut  Zasri Rais, salah satu visi Gubenur Sulteng adalah keterbukaan informasi publik terutama di sektor pendidikan, kesehatan dan pertanian. Kata Rais, KIP Sulteng harus diperkuat,  karena masih banyak masyarakat yang belum paham tentang alur mendapatkan informasi atau proses penyelesaian sengketa informasi.

Baca Juga :   Pepres 82/2021, Kado Indah Presiden di Hari Santri 2021

“Selama ini, KIP tidak terlalu populer, karena mungkin sosialisasinya di media maupun sosialisasi digital masih kurang, ini butuh diperbaiki. Kami menaruh harapan. karena kami mendengar bahwa sudah ada calon KIP Sulteng yang sedang diuji saat ini. Kami berharap, kedepan ada komisioner yang memiliki visi revolusioner, nasionalis dan reformis, serta dapat melakukan lompatan-lompatan hebat, sehingga Sulteng mendapatkan nilai layak pelayanan publik,” katanya.

Hal senada diungkap Ketua Ortom Badrika FKPPI, Rahman yang mengatakan bahwa harus ada komisioner yang tegas, berani dan paham regulasi di KIP. Katanya, komisioner kedepan harus mampu membangun mitra dengan semua pihak, seperti media, Ormas, Ombudsman serta lembaga pendidikan.

Baca Juga :   Tingkatkan Interaksi dengan Alqur’an, SMAIT Al Fahmi BS Palu Gelar Qur’an Camp

“Kami inginkan, KIP ini menjadi lembaga filter, utamanya menangkal berita berita HOAKS, serta akun-akun bodong di medsos. Semoga kedepan Sulteng bisa berpredikat layak pelayanan informasi publik,”katanya. *WAN

Komentar

News Feed