oleh

P3K2 Kemahasiswaan Untad Gelar Latihan Kepemimpinan

-Pendidikan-dibaca 86 kali

SULTENG RAYA- Pusat Pembinaan dan Pengembangan Kegiatan Kemahasiswaan (P3K2) menggelar kegiatan Latihan Kepemimpinan Managemen Mahasiswa (LKMM) yang dikuti segenap perwakilan Lembaga Kemahasiswaan di Universitas Tadulako yang akan dilaksanakan di Media Center Lantai 2 Untad dari tanggal 12 sampai dengan 17 Oktober 2021.

Dalam laporannya, Haliadi S.S, M.Hum, Ph.D selaku Sekretaris P3K2 Untad menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu program prioritas yang difasilitasi oleh negara untuk mahasiswa.

Saat ini katanya, terdapat 18 lembaga mahasiswa tingkat universitas telah mengirimkan dua perwakilannya untuk mengikuti kegiatan LKMM ini. Perlaksanaan acara ini merupakan salah stau kegiatan prioritas dari pusat pembinaan dan pengembangan kegiatan kemahasiswaan karena pembinaan kepemimpinan adalah dasar kegiatan sebelum kegiatan mahasiswa lainnya.

Baca Juga :   Mahasiswi UIN Palu Terbaik Dua Lomba Kaligrafi Nasional

LKMM merupakan salah satu dari 39 kegiatan nasional yang harus diikuti oleh Perguruan Tinggi se Indonesia. Tahun ini ada beberapa kegiatan skala nasional yang batal dilaksanakan seperti Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional dan MTM Nasional karena situasi pandemi covid. “Alhamdulilah kegiatan Robotik dan PKM masih bisa kita ikut berpartisipasi tahun ini. Untuk Fasilitator yang akan mendampingi acara ini sebanyak 10 orang.” Papar Sekretaris P3K2.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Rektor Kemahasiswaan Untad, Dr. Ir. Sagaf Djalalembah, MP menyampaikan dalam sambutannya agar mahasiswa yang menjadi peserta dalam kegiatan LKMM dapat benar-benar memperhatikan materi yang disampaikan selama 6 hari kedepan.

Kata warek, kegiatan ini penting untuk meningkatkan kapasitas managemen kepemimpinan kepada peserta, karena kondisi mahasiswa hari ini ketika berlembaga biasanya sudah menurun hasrat belajarnya.

Baca Juga :   Mendikbud ungkap Pentingnya Teknologi di Dunia Pendidikan

Menjadi seorang pemimpin katanya, butuh banyak belajar dan pengalaman, jika tidak maka akan menjadi pemimpim yang kurang maksimal. “Kepemimpinan ada beberapa jenis seperti otoriter dan transaksional, yang tentu kita harapkan tidak menjadi landasan peserta jika kelak menjadi pemimpin. Sehingga kegiatan ini penting untuk diikuti. Saya berharap agar peserta benar-benar memperhatikan materi dengan seksama dan dalam pelatihan ini, harapannya akan melahirkan mahasiswa dengan mentalitas dan jiwa kepemimpinan yang baik,”ujar Dr. Sagaf.

Selama pelatihan, peserta akan menerima materi dari narasumber profesional yang berasal dari Universitas Surabaya, pihak Entrepreneur dan Untad. */ENG

Komentar

News Feed