oleh

Ansor Palu Dukung Gerakan Donggala Mengaji

-Kota Palu-dibaca 485 kali

SULTENG RAYA- Gerakan Pemuda Ansor Kota Palu mendukung Gerakan Donggala Mengaji yang diinisiasi oleh anggota DPR RI Ahmad M Ali bersama Mantan Ketua Gerakan Pemuda Ansor Sulawesi Tengah Adha Nadjemuddin.

Dukungan Ansor tersebut diwujudkan dalam bentuk aksi Satu Kader Satu Alqur’an. Alqur’an dan bahan bacaan lainnya yang terkumpul selanjutnya diserahkan kepada tim Gerakan Donggala Mengaji.

Penyerahan dilakukan secara simbolis berupa buku Iqro oleh Mantan Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Ansor Kota Palu Erwin Samangka kepada Adha Nadjemuddin didampingi Koordinator Satu Kader Satu Alqur’an, Mughit, di Warkop Ansor Palu, Rabu (13/10/2021) malam.

Erwin mengatakan, dukungan tersebut pantas dilakukan karena Gerakan Donggala Mengaji yang dicetuskan Ahmad M Ali bersama Adha Nadjemuddin merupakan gerakan sosial keagamaan yang sejalan dengan program Gerakan Pemuda Ansor.

Baca Juga :   Wali Kota Tinjau Kondisi Gedung dan PTMT di SMP 10 Palu

“Program ini sangat penting untuk mempersiapkan generasi masa depan yang handal di bidang keagamaan di tengah banyaknya anak-anak yang belum lancar mengaji bahkan belum bisa mengaji,” katanya.

Erwin mengatakan, dirinya akan terus menggalang dukungan kepada seluruh kader Ansor di Kota Palu agar menyumbangkan Alqur’an atau buku Iqro kepada tim Gerakan Donggala Mengaji.

Sementara itu Koordinator Satu Kader Satu Alqur’an Ansor Kota Palu Mughit mengatakan aksi tersebut baru dimulai Selasa (12/10/2021) dan sudah mendapat banyak dukungan dari kader-kader Ansor. “Baru hari Selasa kita mulai, Alhamdulillah sudah terkumpul 12 buku iqro dan sudah banyak kader yang janji akan menyumbangkan Alqur’an,” katanya.

Mughit mengatakan, aksi Satu Kader Satu Alqur’an tidak saja terbatas untuk kader GP Ansor, namun juga terbuka untuk masyarakat umum yang ingin menyumbangkan Alqur’an atau buku iqro.

Baca Juga :   Tingkatkan Interaksi dengan Alqur’an, SMAIT Al Fahmi BS Palu Gelar Qur’an Camp

Sementara itu Koordinator Umum Gerakan Donggala Mengaji, Adha Nadjemuddin mengatakan program tersebut diluncurkan di tiga kecamatan yakni Sojol, Dampelas, dan Tanantovea, sejak 2 Oktober 2021 lalu, dan akan terus berlangsung hingga nanti terbangun kesadaran bersama untuk membumikan Gerakan Donggala Mengaji.

Adha mengatakan, Gerakan Donggala Mengaji memprioritaskan desa atau dusun di wilayah Donggala yang belum terbentuk TPQ-nya namun banyak anak-anak yang segera mendapat pendidikan mengaji.

Selanjutnya kata dia, desa atau dusun tersebut akan dibentuk TPQ yang dikelola oleh masyarakat setempat, lalu mengangkat guru mengaji yang diberikan insentif oleh Tim Gerakan Donggala Mengaji. “Kita juga akan bantu bahan bacaannya seperti Alqur’an dan buku Iqro,” katanya.

Baca Juga :   Enam Ahli Waris Pembuat Kasur Terima Santunan Rp42 Juta dari BPJamsostek

Adha mengatakan Gerakan Donggala Mengaji lahir atas gagasan bersama dengan Wakil Ketua Umum DPP Partai NasDem Ahmad M Ali setelah melihat realitas di tengah masyarakat dimana masih banyak anak-anak yang belum lancar mengaji bahkan belum bisa mengaji sama sekali.

Salah satu penyebabnya kata Adha karena kurangnya guru mengaji serta masih terbatasnya bahan bacaan yang tersedia di desa. Adha berharap gerakan ini akan menjadi gerakan kolektif seluruh masyarakat agar bergotong royong membangun sumber daya generasi qur’ani.*/ENG

Komentar

News Feed