oleh

Perpustakaan Untad Terapkan Pelayanan Tertutup Selama Pandemi

-Pendidikan-dibaca 201 kali

SULTENG RAYA – Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perpustakaan Universitas Tadulako (Untad), Nurhayati, S.Sos., M.Si, mengatakan, di masa pandemi covid-19, Mahasiswa tidak diperkenankan mengambil buku sendiri di perpustakaan. Pustakawan yang akan mengambilkan buku sesuai apa yang dibutuhkan mahasiswa tersebut.

“Pelayanan semasa pandemi pasti berdeda dengan sebelum pandemi. Sekarang kami hanya menyediakan layanan tertutup. Artinya, petugas yang mengambilkan buku sesuai apa yang dibutuhkan mahasiswa tersebut. Ini masih berlaku sampai sekarang,” ungkap Nurhayati, S.Sos., M.Si, Selasa (12/10/21).

Semua ini dilakukan untuk menguragi penularan covid-19 di perpustakaan Untad. “Apalagi sebenarnya buku itu setelah dipinjam harus dikarantina selama 2 minggu. Kan susah juga kalau mahasiswa sendiri yang cari buku di perpustakaan, terus semua buku di pegang. Jadi,setelah buku dikembalikan akan kami sterilkan kembali. Untuk menghindari penularan, kami terapkan pelayanan seperti itu,” jelasnya.

Baca Juga :   Untad Wisuda 4 Ribu Lebih Alumninya

Kini, di Perpustakaan Untad telah tersedia 27.940 buku fisik, setiap tahun jumlah ini pasti akan bertambah. Ia juga mengatakan, perpustakaan Untad harus bisa bertransformasi ke arah digital, dengan menyediakan buku elektronik.

“Buku elektronikbelum tersedia. Tapi, sekarang saya sudah mengusulkan anggaran kepada Rektor Untad untuk membeli buku elekteronik itu. Sebenarnya ini memang terlambat. Karena, saya kan baru beberapa bulan menjabat sebagai Kepala UPT Perpustakaan Untad, jadi baru ada ide untuk kesitu. Kalau untuk  jurnal elektronik, itu sekarang sudah tersedia,” katanya.

Di Perpustakaan Untad, disediakan ruangan yang berisikan komputer-komputer yang dapat digunakan oleh mahasiswa. Bagi mahasiswa yang ingin masuk ke ruangan ini hanya perlu mengisi buku tamu online yang disediakan disana.

Baca Juga :   Semarak Bulan Bahasa, Ikamabastra FKIP Untad Gelar Webinar Nasional

“Di Perpustakaan Untad juga kami telah memiliki fasilitas ruangan internet, di dalamnya kami sediakan banyak komputer. Itu semua untuk mahasiswa. Jadi, kalau misalnya ada mahasiswa ada yang mau selesai, tapi tidak punya komputer atau laptop, bisa dia kerjakan di ruangan itu. Semua saya fasilitasi, kalau mau print silahkan. Kan kalau sudah isi buku tamu pasti kelihatan kalau mereka adalah mahasiswa disini,” paparnya.

Nurhayati, S.Sos., M.Si, juga mengatakan, ia sedang berupaya untuk mengadakan beberapa fasilitas lainnya di Perpustakaan Untad.

“Saya juga mau mengembangkan perpustakaan wisata. Nanti akan saya sediakan beberapa gazebountuk tempat mahasiswa membaca di luar ruangan perpustakaan. Sambil membaca sambil refresinglah ceritanya. Proses pelayanan di perpustakaan Untad juga bisa di luar ruangan. Terutama untuk buku elektronik. Wifi juga akan saya buat lebih kuat lagi. Tempat sholat dan kantin yang dekat dengan perpustakaan Untad juga belum ada. Saya akan berusaha untuk mengadakan semua itu, supaya mahasiswa tidak kesulitan lagi nantinya,” jelasnya. MG2

Komentar

News Feed