oleh

Donasi Konsumen Alfamidi Ringankan Beban Warga Terdampak Covid-19

-Kota Palu-dibaca 43 kali

SULTENG RAYA – Jika anda pelanggan setia Alfamidi dan tentunya sudha familiar dengan kembalian berbelanja senilai Rp100, biasanya ditawarkan kasir untuk didonasikan.

Berhubung masa pandemi Covid-19 masih mewabah di Indonesia, maka kali ini Donasi Konsumen Alfamidi dimanfaatkan untuk membantu warga terdampak Covid-19 , Selasa (12/10/21).

Bantuan sosial lewat donasi konsumen Alfamidi terus disalurkan untuk meringankan beban warga kurang mampu yang terdampak Pandemi Covid-19 di Tanah Air.

Donasi konsumen adalah sumbangan sukarela konsumen setia Alfamidi saat melakukan transaksi di kasir.

Dana tersebut dikelola yayasan yang memiliki kredibilitas serta telah diakui Pemerintah, antara lain, BMCI, LazisMu, LazisNu, Mizan Amanah, IDF MUI dan Baitulmaal Muamalat.

“Yayasan yang mengelola donasi konsumen ini sudah memenuhi kriteria perizinan dan sudah terdaftar di Kementerian Sosial RI,” jelas Corporate Communications Alfamidi Arif L Nursandi, Selasa (12/10/2021).

“Penyaluran donasi ini juga tidak sembarangan karena diawasi dan diaudit oleh berbagai pihak, meliputi pihak yayasan, pihak Alfamidi serta diaudit Pemerintah. Jadi, dana yang terkumpul betul-betul dialokasikan secara bertangungjawab,” katanya.

Baca Juga :   Program Keringanan Utang di KPKNL Berakhir Desember 2021

Dalam pemanfaatannya, kata dia, dana sukarela konsumen telah disalurkan dengan tepat sasaran kepada warga membutuhkan. Seperti pemberian paket sembako,  pemberdayaan ekonomi, bantuan bencana alam dan sebagainya.

Beberapa kegiatan yang sudah dilakukan, diantaranya, penyaluran donasi digelar serentak di 15 provinsi pada April 2020. Pengelola donasi konsumen menyalurkan 12.000 paket sembako di Sumatra Utara, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Maluku. 

Tak hanya itu, Agustus 2020, donasi juga digunakan membantu usaha mikro kecil menengah (UMKM) terdampak Pandemi. Yakni  memberi bantuan 89 unit gerobak gorengan  kepada 89 pelaku UMKM di Tanah Air.

Desember 2020, donasi juga disalurkan pada 11 Panti Disabilitas di Indonesia yang terdampak Covid 19. Januari 2021, donasi  disalurkan untuk membantu warga korban  gempa bumi di Mamuju dan Majene, Provinsi Sulawesi Barat. Adapun bantuan yang diberikan berupa, beras, gula pasir, minyak goreng, susu kental manis, mie instan, obat-obatan dan kebutuhan bayi. April 2021, sebanyak 12.175 paket sembako disalurkan  untuk warga terdampak Covid 19 yang sedang menjalankan ibadah puasa.

Baca Juga :   REALISASI PUPUK BERSIBSIDI TW III, Urea 56 Persen, NPK Phonska 85 Persen

Alokasi dana donasi tersebut bersifat subsidi silang, artinya wilayah yang raihan donasinya masih rendah namun memiliki area yang cukup luas maka akan disubsidi dari raihan donasi cabang lain.

“Untuk wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng) misalnya, rata-rata raihan donasinya per bulan sekitar Rp 30 juta, namun alokasinya lebih dari itu karena Cabang Sulteng memiliki coverage area yang luas,” jelasnya.

Contohnya, saat Palu mengalami musibah pada 2018 lalu, hampir  50 persen donasi konsumen Alfamidi secara nasional ditambah dengan dana CSR Alfamidi diarahkan ke Palu, Sigi dan Donggala baik dalam bentuk bantuan makanan pokok, higien kits, hunian sementara dan sebagainya.

Andi mengatakan, dalam penyaluran bantuan tersebut dilakukan berkolaborasi dengan berbagai kalangan. “Di masa pandemi kami  bergotong-royong dengan semu pihak dalam penyaluran donasi konsumen. Mulai dari pemerintah, TNI-Polri, LSM, organisasi kepemudaan, hingga organisasi media,” tuturnya.

Baca Juga :   Kadis Damkarmat Palu Raih Penghargaan Inspiring Profesional dan Ledearship Award 2021

Sebagai informasi, donasi konsumen Alfamidi periode September 2021 terkumpul Rp736,570,476. Jumlah ini berasal dari sumbangan sukarela pelanggan dari uang kembalian mulai dari Rp1 hingga Rp499. “Kami hanya menawarkan donasi kepada konsumen yang memiliki sisa uang kembalian ganjil antara Rp 1,- sampai Rp 499,-. Jika genap misal uang kembalian Rp 3.500,- maka kami tidak menawarkan untuk donasi. Jika konsumen tidak berkenan berdonasi, maka uang kembalian akan dikembalikan utuh. Bukti donasi konsumen tertera pada ekor struk belanjaan,” pungkasnya. */HJ

Komentar

News Feed