oleh

Pascasarjana Untad Lakukan Silaturahmi Akademik Tahun 2021

-Pendidikan-dibaca 74 kali

SULTENG RAYA- Pascasarjana Universitas Tadulako (Untad) telah melaksanakan Silaturahmi Akademik dengan tema “Kompetensi Akademik Lulusan Pascasarjana dalam Pusaran Peradaban”, menghadirkan Mahasiswa Baru Magister dan Doktoral Pascasarjana Untad Angkatan tahun 2021, Senin (11/10/2021).

Direktur Pascasarjana Untad, Prof. Dr. Ir. Alam Anshary, M.Si menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan untuk memperkenalkan kehidupan akademika ilmu magister dan doktoral kepada Mahasiswa Baru.

Dimana tahu ini jumlah mahasiswa mengalami peningkatan sebanyak 559 Mahasiswa baru yang tersebar di 20 prodi. Pascasarjana juga telah menangani 5 program doktoral yang diikuti 76 orang pada tahun ini.

“Seperti tahun-tahun sebelumnya, tujuan kegiatan ini untuk mendekatkan mahasiswa dengan kehidupan kampus. Yang hadir saat ini adalah perwakilan saja. Mahasiswa juga diharapkan dapat informasi lebih terkait kampus kita pada acara ini. Yang penting juga bahwa hari ini kita akan mendapatkan pengetahuan yang bermanfaat dari 2 pemateri handal yang penuh pengalaman yang harapannya dapat menginspirasi kita semua.” Papar  Prof. Alam.

Baca Juga :   Mahasiswi UIN Palu Terbaik Dua Lomba Kaligrafi Nasional

Pada kesempatan yang sama, Rektor Untad yang diwakili Prof. Dr. Muhammad Nur Ali, M.Si selaku Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan menyambut hangat Mahasiswa Baru Magister dan Doktoral tahun 2021.

“Hari ini mewakili Rektor Universitas Tadulako, kami menyambut hangat Mahasiswa baru Program Magister sebanyak 559 orang serta Program Doktoral sebanyak 76 orang. Harapannya kegiatan ini akan semakin menambah potensi peserta sebagai mahasiswa Magister dan Doktor. Sampai saat ini sudah sebanyak 5.255 Alumni Magister dan Doktoral dari Pascasarjana Untad,” Papar Prof. Muhammad Nur Ali, M.Si

Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian materi oleh Prof. Dr. Ir. Muh Basir, SE.,MS, IPU, ASEAN Eng selaku Ketua Senat Untad sekaligus pemateri terkait hal yang perlu dipersiapkan sebagai Mahasiswa Magister dan Doktor.

Baca Juga :   Mendikbud ungkap Pentingnya Teknologi di Dunia Pendidikan

Kata Prof Basir, menjadi mahasiswa Magister dan Doktor yang maksimal perlu menjaga kesehatan di tengah covid 19 seperti saat ini, selain itu perlu kekuatan mandiri, kemampuan membangun komunikasi dengan kolega dan dosen, serta ketekunan dalam menyelesaikan studi sehingga berhasil menjadi mahasiswa yang berkualitas.

Perlu juga katanya dibangun jiwa leadership yang memiliki kompetensi personal, sosial, professional dan pedagogik (Metodologis). “Jika jiwa leadership itu sudah terbangun maka akan terbangun value yang menambah kapasitas dan kapabilitas seorang mahasiswa,” jelas Prof. Basir dalam materinya.

Dikesempatan lainnya, Prof. Dr. Sc. Agr. Ir Baharuddin selaku pemateri kedua sekaligus Dekan Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin menyampaikan dalam materinya terkait tantangan generasi mileniel dan generasi berikutnya dalam menghadapi peradaban dimasa depan.

Katanya, saat ini jika ditelusuri, generasi Z menghabiskan waktu sekitar 7.5 jam perhari berinteraksi dengan gawai digital (hampir 11 jam untuk menikmati konten dan berinteraksi). Kemudian 22 persen remaja generasi Z masuk kea kun media sosial  lebih dari 10 kali setiap hari. Lalu sekitar 75 persen remaja generasi Z memiliki ponsel sendiri, 25 persen digunakan untuk media sosial, 54 persen untuk texting dan 24 persen untuk untuk instant messaging. Hal ini pun selaras dengan perkembangan peradaban yang diperkirakan 65 persen siswa SD sekarang akan bekerja dengan jenis pekerjaan yang belum ada saat ini.

Baca Juga :   PELAKSANAAN PTMT PERDANA, SMPN 12 Palu Berikan Bantuan Perlengkapan Sekolah Bagi Peserta Didik

“Revolusi era 4.0 semakin merubah perkembangan dunia dimana tenaga manusia banyak yang tergantikan dengan teknologi. Sehingga generasi masa kini dan dimasa depan harus memiliki daya adaptif yang baik yang perlu dipersiapkan mulai dari sekarang.” Papar Prof. Baharuddin. */ENG

Komentar

News Feed