oleh

Pandemi COVID-19 Berdampak pada Ekonomi Masyarakat

SULTENG RAYA – Asisten Bidang Administrasi Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Donggala, Dee Lubis menyebutkan, pandemi COVID-19 yang berkepanjangan berdampak pada sosial dan ekonomi masyarakat.

“Pandemi COVID-19 yang berkepanjangan telah memberikan dampak  bagitu besar terhadap perekonomian dan kehidupan sosial, diantaranya membuat daya beli masyarakat yang merupakan penopang perekonomian sebesar 60 persen jatuh cukup dalam,” sebutnya.

Selanjutnya kata Lubis, menimbulkan adanya ketidakpastian yang berkepanjangan pada dunia usaha sehingga investasi ikut melemah yang berimplikasi pada terhentinya usaha. Seluruh dunia usaha mengalami pelemahan ekonomi, sehingga menyebabkan harga komoditas turun dan ekspor Indonesia ke beberapa negara terhenti.

“Tingkat kerentanan masyarakat juga semakin meningkat, yang disebabkan kurangnya kesadaran masyarakat terhadap penerapan protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak minimal satu meter,” ucapnya.

Oleh karena itu lanjut Lubis, diperlukan intervensi tidak hanya dari sisi penerapan protokol kesehatan, namun juga diperlukan intervensi lain yang efektif untuk memutuskan mata rantai penularan penyakit melalui vaksinasi.

“Untuk itu semua pihak harus berpartisipasi dalam program vaksinasi ini, karena tujuan dari vaksinasi mengurangi angka penularan COVID-19, menurunkan angka kematian akibat COVID-19, untuk mencapai kekebalan kelompok masyarakat dan melindungi masyarakat dari COVID-19 agar tetap produktif secara sosial dan ekonomi,” jelasnya. ADK

Komentar

News Feed