oleh

Prof Rajindra Tantang Dosen Unismuh Palu Lakukan Riset Kepemiluan

-Pendidikan-dibaca 270 kali

SULTENG RAYA-Rektor Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu, Prof.Dr. H. Rajindra, SE., MM memberikan tantangan kepada para dosen di kampus ini turun melakukan riset tentang rendahnya tingkat partisipasi masyarakat dalam pemilu di Sulawesi Tengah, khususnya di Kota Palu.

Tantangan tersebut disampaikan pada penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Unismuh Palu dengan KPU Kota Palu, tentang Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH), Kamis (7/10/2021).

Katanya, berdasarkan penjelasan dan penuturan dari pihak KPU Kota Palu dan KPU Sulawesi Tengah, telah terdapat berbagai macam permasalahan kepemiluan di masyarakat, dan sebagai perguruan tinggi dimana salah satu tuntutan Tri Dharmanya adalah penelitian.

Maka rektor mendorong dosen di kampus ini melakukan riset penyebab permasalahan-permasalahan tersebut, agar ada solusi yang dapat ditawarkan kepada penyelenggara pemilu, salah satunya adalah rendahnya partisipasi masyarakat dalam pemilu.

Baca Juga :   Hari ini Unismuh Palu Tarik Mahasiswa Peserta PPL

Karena kata Guru Besar Ilmu Manajemen ini, kerjasama tersebut dibangun bukan hanya diperuntukan bagi mahasiswa dalam hal pendidikan pemilih, namun juga bisa dimanfaatkan bagi dosen untuk melakukan riset terkait penyebab permasalahan-permasalahan kepemiluan di provinsi ini, dan hasil risetnya dipastikan bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

“Riset terkait kepemiluan ini bisa dilakukan oleh Dosen Fakultas Hukum dan Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Politik,”ujar rektor.

Saran rektor tersebut mendapat respon dari Komisioner KPU Sulteng. Sahran Raden, S.Ag. SH. MH. Katanya Perguruan Tinggi memang diharapkan melakukan riset tentang kepemiluan, karena masih sangat terbatas hasil riset-riset kepemiluan yang ada di Sulteng ini. “Perguruan Tinggi tentu sangat diharapkan melakukan riset-riset tersebut,”ujar Sahran Raden.

Baca Juga :   STPL Palu Dapat Kunjungan Perdana dari Sakinah Aljufri

Sahran Raden juga mendorong KPU Kota Palu membentuk kelas pemilu, dan KPU Provinsi akan menyusun kurikulumnya, guna  melahirkan pemilih cerdas di masyarakat, di awali di tingkat perguruan tinggi. ENG

Komentar

News Feed