oleh

Madrasah di Palu Siap PTM

-Kota Palu-dibaca 54 kali

SULTENG RAYA – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Palu, Nasruddin L Midu, mengatakan, madrasah di Kota Palu siap melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Menurutnya, berdasarkan kunjungan di sejumlah madrasah di Kota Palu pada Rabu (7/10/2021) dalam rangka monitoring uji coba dan persiapan PTM bersama dan Tim monitoring verifikasi (Monev) Seksi Pendis, seluruhnya telah menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang baik dalam tindakan preventif.

Ia menurutkan, beberapa madrasah yang dikunjungi, yakni MTsN 2 Kota Palu, MTsN 3 Kota Palu, MTs Istiqomah dan MI Alkhairaat. 

“Madrasah yang dikunjungi telah menerapkan SOP yang baik dalam tindakan preventif. Contohnya di MTsN 2, di sana sudah diselenggarakan PTM dengan SOP yang ketat, ini hal yang sangat bagus,” kata Kakankemenag Nasruddin, Ahad (10/10/2021). 

Ia mengatakan, di MTsN 2 Kota Palu, sejak siswa memasuki halaman sekolah sudah di sediakan ruang tunggu dilengkapi sarana prasarana penunjang prokes, sampai dipanggil satu persatu ke ruangan kelas.

“Selain itu, pihak madrasah membatasi jumlah siswa yang masuk, yakin maksimal 50 persen dari kapasitas ruangan. Kemudian, saat pulang, siswa kembali ke ruang tunggu untuk menunggu jemputan orang tua atau wali siswa,” jelasnya.

Baca Juga :   Pekan Depan, BEI Sulteng Sediakan 2.000 Dosis Vaksin Sinovac

Kegiatan uji coba PTM juga sudah dilaksanakan di MTs Al Istiqomah. Saat memonitoring, Nasruddin juga sempat menanyakan suasana PTM kepada siswa yang hadir. 

“Mereka (siswa) merindukan adanya PTM setelah sekian lama,” Ungkapnya. 

Sementara itu, untuk MTsN 3 Kota Palu dan MI Alkhairaat  Kawatuna, Nasruddin menilai, kedua madrasah itu juga sudah siap untuk menggelar PTM. 

“Saya menyampaikan, Insya Allah pekan depan sudah bisa dilaksanakan PTM di kedua madrasah tersebut, ” ucapnya. 

Terkait kordinasi dengan Satgas Covid-19 Kota Palu, Mantan Kabid Penmad itu menuturkan, pihaknya akan membuat surat secara kolektif kepada Satgas Covid-19. 

“Memang beberapa madrasah sudah melakukan koordinasi dengan Satgas Covid-19, saya pikir ini hal yang inovatif, supaya PTM uji cobanya sudah bisa dilaksanakan dan diverifikasi oleh Satgas Covid, ” Kata Nasruddin. 

Sebagai informasi tambahan, monitoring masih akan dilanjutkan di beberapa madrasah yang belum diverifikasi terkait kesiapan melaksanakan PTM. 

Sebelumnya diberitakan, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Palu dan delapan kabupaten lainnya di Sulawesi Tengah ditetapkan turun ke level II.

Kedelapan daerah itu, yakni Kabupaten Donggala, Toli-Toli, Morowali, Banggai Kepulauan (Bangkep), Parigi Moutong, Tojo Una Una, Sigi dan Kabupaten Morut.

Baca Juga :   Sebulan Terakhir, Harga Minyak Goreng Kemasan Naik

Sementara itu, empat kabupaten lainnya, yakni Kabupaten Banggai, Banggai Laut, Buol dan Kabupaten Poso juga ikut turun level ke level III.

Hal tersebut tertuang dalam Intruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 48 Tahun 2021 tentang PPKM Level 4, Level 3,  Level 2 dan Level 1 serta mengoptimalkan Posko Penanganan Covid -19 di tingkat Desa, Kelurahan dan untuk pengendalian penyebaran Covid -19 di wilayah Sumatera, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua.

Turunnya level PPKM lantaran jumlah kasus Covid-19 di daerah tersebut terus melandai.

Gubernur Sulawesi Tengah, Rusdy Masrtura, mengatakan, meski level PPKM di Kota Palu dan delapan daerah lainnya tersebut turun, namun ia berharap kepada seluruh elemen masyarakat di Sulteng agar tidak berpuas diri.

Selain itu, ia juga mendorong seluruh masyarakat yang belum divaksin ikut vaksin, demi mewujudkan hedr immunity alias kekebalan kelompok.

“Mari kita terus mematuhi protokol kesehatan, dengan cara selalu pakai masker, rajin cuci tangan dan hindari kerumunan. Mari juga kita semua untuk ikut vaksinasi segera, Vaksin saat ini sudah terdistribusi dengan baik. Olehnya, masyarakat datang untuk segera menerima Vaksinasi. Ayo untuk divaksin,” kata Gubernur Rusdy.

Baca Juga :   DPW Srikandi Pemuda Pancasila Sulteng Gelar Vaksinasi Serentak

Selain itu, Gubernur Rusdy juga meminta kepada seluruh kepala daerah di Sulteng agar terus memaksimalkan sekolah tatap muka sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19.

“Saya juga harapkan seluruh kepala daerah terus melakukan penataan dan pembinaan untuk peningkatan kegiatan ekonomi masyarakat dan kegiatan sosial masyarakat. Kemudian, efektivitas pelayanan Pemerintah kepada masyarakat, agar dipastikan berjalan dengan baik sesuai dengan protokol kesehatan,” katanya.

Tidak lupa, ia juga menyampaikan rasa syukur atas penurunan level PPKM ke level II di sembilan daerah di Sulteng.

“Ini semua atas kerja keras dan keseriusan bupati dan wali kota, Satgas Covid -19 , TNI dan Polri, DPRD, FOorkopimda , civitas akademik dan media yang terus melakukan penanganan Covid dengan baik, serta memberikan dukungan untuk terus mensosialisasikan dan mengajak masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan. Terima kasih pula kepada masyarakat yang telah mematuhi dengan baik protokol kesehatan, sehingga penularan Covid di Sulawesi Tengah dapat kita tekan secara bersama dan kalaborasi baik dengan semua pihak,” tuturnya.HGA

Komentar

News Feed