oleh

Partisipasi Pemilih Rendah, KPU Kota Palu Intens Laksanakan Pendidikan Pemilih

-Politik-dibaca 82 kali

SULTENG RAYA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palu intens melaksanakan pendidikan pemilih kepada sejumlah segmen masyarakat. Hal itu dilakukan, karena partisipasi pemilih pada Pilkada serentak tahun 2020 di bawah angka 70 persen.

Ketua KPU Kota Palu, Agussalim Wahid mengatakan, terdapat tiga kriteria daerah yang menjadi sasaran pelaksanaan pendidikan pemilih pasca Pilkada serentak tahun 2020. Pertama, daerah yang rendah partisipasi pemilihnya. Kedua, daerah dengan potensi pelanggaran tinggi utamanya pada Pemilu atau  Pilkada. Ketiga, daerah dengan potensi rawan bencana dan konflik.

“ KPU Kota Palu nantinya intens melaksanakan pendidikan pemilih dalam hal kriteria daerah  yang  rendah partisipasi pemilihnya,” kata Agussalim Wahid  pada acara penandatanganan nota kesepahaman KPU Kota Palu dan Unismuh Palu, Kamis (7/10/2021).

Baca Juga :   Bunda Wiwik: Teladani Nabi dengan Mengamalkan Sunnahnya

Kata Agussalim Wahid, jika membahas tentang partisipasi, sangat keliru jika hanya dititkberatkan pada KPU semata,  karena semua stakeholder memiliki peran penting dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat, termasuk kaum intelektual dan partai politik.

Menurutnya, pendidikan pemilih yang dilaksanakan di Unismuh Palu menyasar mahasiswa yang masuk dalam kategori pemilih muda. Hal itu penting, karena pada beberapa pemilihan, segmen pemilih muda menjadi penyumbang kategori tidak datang memberikan hak suaranya pada saat pemungutan suara. Lebih lanjut, kata Agussalim, pemilih muda atau pemilih yang berada di kisaran usia 22-30 tahun, memberikan andil terhadap angka partisipasi pemilih.

“Kita berharap, adik-adik sekalian, mampu nantinya menjadi relawan-relawan bagi KPU Kota Palu, bisa menyampaikan informasi kepemiluan kepada masyarakat. Sehingga, ini membuka pikiran masyarakat bahwa betapa pentingnya ikut berpartisipasi dalam Pemilu,” jelas Agussalim.

Baca Juga :   Bunda Wiwik: Teladani Nabi dengan Mengamalkan Sunnahnya

Selain pemilih muda, ada beberapa segmen yang disentuh KPU Kota Palu, diantaranya, kepada penyintas atau pemilih yang berada di Huntap, serta  segmen pemilih perempuan.

“Ini akan menjadi pekerjaan Kota Palu kedepan. Utamanya, menyambut pelaksanaan Pemilu dan pemilihan serentak pada tahun 2024,” jelas Agussalim.

Selain pendidikan pemilih, sejumlah program dilaksanakan oleh KPU Kota Palu,  diantaranya, Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan, Program KP3 atau Kelurahan Peduli Pemilu dan Pemilihan yang sudah dilaunching di Kelurahan Kamonji beberapa waktu yang lalu.

Program-program, itu kata Agussalim, merupakan program KPU secara nasional di luar tahapan pemilihan.

“Peran universitas selama ini sangat penting dalam merawat kualitas demokrasi kita. KPU Kota Palu, dalam hal ini melibatkan semua stakeholder, sehingga bisa memberikan masukan kepada KPU Kota Palu dalam hal melakukan inovasi-inovasi dalam meningkatkan partisipasi kedepan,”tutur Agussalim.WAN

Komentar

News Feed