oleh

FKIP Terapkan PTM di Awal November 2021

-Pendidikan-dibaca 104 kali

SULTENG RAYA – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Tadulako (Untad), akan menerapkan kembali Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pada1 November 2021 mendatang.

Hal ini disampaikan langsung oleh Dekan FKIP, Dr. Ir. Amiruddin Kade, S.Pd., M.Si. saat ditemui di ruangannya. Ia mengatakan, sama seperti universitas yang memberikan kebijakan untuk fakultas mengatur jadwal dan teknis perkuliahan. Dekan FKIP juga melakukan kebijakan yang sama untuk Program Studi (Prodi).

“Sesuai dengan surat edaran Direktur Jenderal(Dirjen) Pendidikan Tinggi(Dikti), yang meminta universitas untuk melaksanakan tatap muka. Pihak Untad telah malaksanakan rapat bersama Rektor, Prof. Dr. Ir. Mahfudz, MP., seluruh Wakil Rektor (Warek) dan Dekan Fakultas. Kemudian, disepakati bahwa kebijakan tatap muka diserahkan ke Fakultas. Jadi, FKIP juga memberikan kebijakan yang sama kepada Prodi, untuk melaksanakan kuliah tatap muka mulai awal November. Pertemuan kesembilan lah., artinya pertemuan setelah MID,” jelas Dekan FKIP, Kamis (7/10/21).

Baca Juga :   Temui Rektor, Kepala BPPW Sulteng Bahas Percepatan Rehab Rekon Untad

Amiruddin Kade juga menambahkan, teknis pelaksanan PTM di FKIP akan diatur oleh Prodi. “Teknis pelaksanaan tatap muka nanti akan di atur oleh prodi. Kelas mana yang online, dan mana yang offline, itu kebijakan mereka yang mengatur. Tatap mukanya nanti tetap seperti biasa, hanya saja kita batasi maksimum 30 orang dalam ruangan. Tapi, tetap dengan prosedur kesehatan yang ketat,” ungkapnya.

Selanjutnya, pihak Fakultas akan kembali mengadakan rapat bersama Prodi, guna mengetahui kesiapan masing-masing Prodi untuk pelaksnaan tatap muka nanti.

“Kami dari FKIP telah melaksakan rapat pada Senin (4/10/21), dan akan dilanjutkan rapat lagi hari pada Senin (11/10/21) nanti, untuk melihat kesiapan Prodi. Contohnya jadwal Mata Kuliah (MK) apa yang akan dilakukan secara offline. Tentunya juga untuk mengetahui tentang izin orang tua/wali mahasiswa, tentang vaksinasi, dan kesiapan antara dosen dan mahasiswa untuk melaksakan tatap muka. Namun, tidak keseluruhan MK yang akan jalan semester ini, yang bisa dilakukan tatap muka,” jelasnya.

Baca Juga :   3 Tim Robotech Tadulako Lolos KRI 2021 Tingkat Nasional

Kini, hampir semua Dosen dan staff di FKIP telah di vaksin. Dan untuk vaksinasi mahasiswa, sesuai data yang mereka miliki dua bulan lalu, sekitar 38 persen mahasisa di FKIP sudah di vaksin. Namun, sekarang data tersebut belum diperbaharui. Karena itu kami masi menunggu data dari Prodi. “Prodi punya nomor handphone setiap mahasiswa di tingkatan kelas. Jadi mereka bisa mengecek lebih cepat,” katanya.

Surat pernyataan izin kepada orang tua/wali mahasiswa, tidak sekaligus diberikan kepada seluruh siswa.

“Izin orang tua/wali itu akan keluar, jika kelasnya di tunjuk untuk mengikuti kuliah tatap muka. Kan di FKIP ini 11 ribu lebih mahasiswanya, karena Prodi ada 13. Ini sudah pertemuan ketujuh atau kedepalan, jadi kelasnya sudah tidak mungkin dipecah-pecah lagi. Masalah lainnya karena di FKIP ini keterbatasan dosen. Dari 50 orang mahasiswa 1 kelas. Otomatis butuh 2 kelas, dan 2 dosen. Pasti harus penambahan dosen,” paparnya. MG2

Komentar

News Feed