oleh

DPO Teroris Poso Diimbau Turun Gunung dan Bergabung ke NKRI

-Kab. Poso-dibaca 191 kali

SULTENG RAYA – Narapidana kasus terorisme (napiter) Poso, Muhammad Basri Bin Barjo alias Bagong mengajak kelompoknya di Poso agar turun gunung dan mengikuti jejaknya untuk berikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Basri yang pernah tergabung dalam kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) itu juga meminta maaf kepada masyarakat Sulawesi Tengah atas apa yang telah dia perbuat semenjak bergabung dengan kelompok teroris Poso Mujaidin Indonesia Timur.

Assalamualaikum warahmatulah Wabarakatuh, saya Basri atau dipanggil Kang Basri atau Opa, buat ikhwan-Ikhwan atau adik-adikku yang ada di gunung biru khususnya imbauan ana kepada antum semua, kalau antum masih panggil ana sebagai kakak antum, sudahlah kita hentikan semua kekerasan di gunung biru, khususnya di Poso, tidak ada gunanya lagi dan itu tidak ada gunanya lagi dan membuat susah orang banyak terutama buat masyarakat Poso, turunlah mari kita kembali ke pangkuan ibu pertiwi,” kata Basri dalam rekaman video berdurasi 03.02 menit.

Sebelumnya, pada tahun 2016 Basri juga pernah mengungkapkan ajakan untuk menyerahkan diri kepada seluruh rekan-rekannya yang masih berkeliaran di pengunungan Poso.

Sementara, Wakasatgas VI Humas Madago Raya, AKBP Bronto Budiyono mengucapkan, apresiasi kepada Napiter Muhammad Basri alias Bagong dengan suka rela mau kembali ke pangkuan ibu pertiwi dengan mengucapkan ikrar kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Semoga ini menjadi awal yang baik untuk menjalani hidup sebagai warga negara yang baik,” harap Bronto.

“Kami juga mengimbau kepada ke empat sisa kelompok DPO Teroris Poso untuk menyerahkan diri secara baik-baik dan TNI-POLRI dan siap mempartanggungjawabkan perbuatan yang sudah dilakukan dan pihak aparat akan  memperlakukan sebagaimana mestinya,” tambah Bronto. */YAT

Komentar

News Feed