oleh

SUSUN RANPERDA P4GN, DPRD dan BNN Kota Palu Studi Banding ke Bandung

-Kota Palu-dibaca 134 kali

SULTENG RAYA –  Sejumlah Anggota Komisi A DPRD Kota Palu, bersama dengan Kepala BNN Kota Palu, Kesbangpol, dan Kadis Sosial melakukan Studi Banding ke DPRD Kota Bandung.

Studi banding itu dalam rangka konsultasi terkait penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di DPRD Kota Bandung dan BNN Kota Bandung.

Sebagaimana diketahui saat ini, DPRD Kota Palu tengah menginisiasi penyusunan Peraturan Daerah terkait P4GN guna menekan tingkat prevalensi penyalahgunaan narkoba di Kota Palu.

Kota Palu sendiri kini terdapat lima wilayah yang ditetapkan sebagai zona merah peredaran narkoba dengan tingkat peredaran narkoba tinggi serta penyalahguna barang haram tersebut telah menyasar usia anak- anak.

Rusman Ramli, salah satu anggota Komisi A dari Fraksi PKS yang ikut rombongan menjelaskan bahwa saat ini penyalahgunaan narkoba di Kota Palu sudah pada tingkat sangat berbahaya, sehingga perda P4GN tersebut didorong untuk lahir juga di Kota Palu.

Baca Juga :   MULAI BUKA 23 OKTOBER 2021, Prokes Ketat Syarat Masuk Danau Tambing

“Perda P4GN ini nantinya sebagai bentuk komitmen bersama seluruh elemen dalam Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan Gelap Narkotika, dan juga sebagai implementasi Permendagri RI Nomor 12 Tahun 2019 tentang Fasilitasi Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika,” katanya, Selasa (5/10/2021).

Konsultasi DPRD Kota Palu itu juga dibersamai oleh Asisten I Kota Palu Rifani, Kepala Kesbangpol Kota Palu Ansyar Sutiadi, dan Kepala BNN Kota Palu Dr. AKBP Baharuddin dan diterima langsung oleh Ketua Pansus P4GNPN DPRD Kota Bandung, Andri Rusmana dan Kepala BNN Kota Bandung AKBP Deni Yus Danial.

Sebagaimana diketahui bahwa Pemerintah Kota Bandung berkolaborasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia, mendorong percepatan program Bersih Narkoba (Bersinar) di Kota Bandung.

Ketua Pansus P4GNPN DPRD Kota Bandung, Andri Rusmana menyebutkan bahwa langkah  strategis untuk mewujudkan Kota Bandung Bersinar adalah dengan mewujudkan penegakan hukum dan penguatan pelaksanaan rencana aksi P4GN sesuai dengan Inpres No. 2 tahun 2020 serta peningkatan peran pemerintah Kota Bandung dalam fasilitasi program P4GN sesuai apa yang tertuang dalam Permendagri No. 12 tahun 2019 tentang fasilitasi P4GNPN oleh Pemerintah Kota, kecamatan, kelurahan sampai dengan ke tingkat RW dan RT serta keluarga untuk mewujudkan ketahanan diri masyarakat dari ancaman penyalahgunaan narkoba.

Baca Juga :   Pemprov Sulteng Percepat Pembangunan Jalur Lingkar Palu-Sigi-Palu

Andri Rusmana menambahkan, dalam penanganan permasalahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, strategi P4GN tidak hanya cukup dengan pemberantasan/Penegakan hukum (supply reduction) seperti ungkap kasus tindak pidana narkoba sampai penerapan hukuman mati, tetapi penting juga dilakukan upaya Pecegahan dan Pemberdayaan masyarakat serta Rehabilitasi (demand reduction).

Sementara itu, Kepala BNN Kota Bandung, AKBP Deni Yus Danial sangat mengapresiasi atas kunjungan konsultasi DPRD Kota Palu. 

 “Langkah konkret yang ditunjukkan DPRD Kota Palu dan kepedulian semua pihak, khususnya masyarakat untuk  terus mendukung program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) menjadi harapan kita bersama,” katanya.

BNN Kota Bandung hingga sampai saat ini terus gencar melakukan aksi percepatan penanganan P4GN. Diantaranya, mendorong regulasi dari mulai tingkat kecamatan  sampai tingkat RT, guna mewujudkan Kelurahan Bersih Narkoba (Bersinar), membuat SK relawan, membuat Taman Tematik dan merencanakan Gerakan Khotbah Jumat Bersinar.

Baca Juga :   MTsN 1 Palu Mulai PTMT dengan Prokes Covid-19 Ketat

Sementara itu, Kepala BNN Kota Palu Dr. AKBP Baharuddin mengapresiasi inisiasi Komisi A DPRD Kota Palu tersebut melakukan studi banding ke Kota Bandung, ini menunjukan jika Komisi A DPRD Kota Palu sangat menseriusi lahirnya perda P4GN di Kota Palu ini.

“Ini sebagai bentuk keseriusan teman-teman di DPRD Kota Palu, khususnya Komisi A, artinya BNN Kota Palu juga tentu sangat mendukung dan mensupport,”ujar kaban.

Kaban berharap, semoga upaya Komisi A tersebut segera tercapai, sehingga niat bersama untuk menurunkan tingkat prevalensi penyalahgunaan narkoba di Kota Palu tersebut dapat terwujud, dan pada akhirnya Kota Palu bersih dari narkoba, sebagaimana cita-cita Walikota Palu. ENG.

Komentar

News Feed