oleh

Oknum Pegawai Lapas Palu Ditangkap Terkait Narkoba, Polisi Sita 4 Kg Sabu

-Kota Palu-dibaca 127 kali

SULTENG RAYA – Anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Palu menangkap dua oknum pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1A Palu terkait kepemilikan sabu sebanyak 4 Kg, Sabtu (2/10/2021) malam.

Kedua oknum itu, masing-masing inisial RF sebagai staf di bagian klinik dan RH yang merupakan staf di bagian penyimpanan dan pengelolaan barang bukti di Lapas Kelas 1A Palu Jalan Dewi Sartika, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu.

Penangkapan itu, berdasarkan informasi yang diterima Tim Satresnarkoba Polres Palu sehingga langsung melakukan penggerebekan di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Berdasarkan pengakuan dari tersangka RH, narkotika jenis sabu tersebut berasal dari Parigi, Sulawesi Tengah dan diambil langsung oleh RH. Kemudian, sesampainya di Kota Palu, barang terlarang tersebut dititipkan di rumah rekannya RF dan rencananya akan mereka edarkan ke daerah-daerah lain.

Baca Juga :   Masker untuk Prokes Covid-19 dan Gaya Hidup

Kapolres Palu, AKBP Bayu Indra Wiguno mengatakan, saat ditemukan oleh Tim Satresnarkoba, barang sabu tersebut telah dibungkus dalam bentuk kemasan perpaket.

“Kami pihak kepolisian beserta Tim Satnarkoba Polres Palu berhasil mengamankan narkotika jenis sabu seberat 3,966 tinggal sekian ons lagi mencapai 4 Kg. Ditambah barang bukti lainnya berupa termos dan timbangan. Seberat 4 kg sama dengan 4.000 gram, 1 gram narkotika jenis sabu bisa dipakai oleh lima orang. Jadi Alhamdulillah, sekitar 20.000 jiwa  yang berhasil diselamatkan dengan diamankannya barang terlarang ini,” kata Kapolres Palu, AKBP Bayu Indra Wiguno didampingi Paur Humas Polres Palu, Aipda I Kadek Aruna saat merilis kasus tersebut, Senin (4/10/2021) siang.

Baca Juga :   WUJUDKAN KELUARGA BERKUALITAS, Ketua TP-PKK Palu Dorong Peningkatan Pelayanan dan Kemandirian ber-KB

Kapolres mengatakan, pelaku lain masih terus diselidiki oleh Tim Satresnarkoba Polres Palu yang juga bekerjasama dengan Polda Sulawesi Tengah untuk melakukan penyelidikan serta penelusuran yang lebih ketat.

AKBP Bayu Indra Wiguno berharap, masyarakat segera menghentikan kebutuhan terhadap barang-barang terlarang ini. Karena semakin banyak yang kecanduan, maka barang tersebut akan terus diedarkan. “Semoga orang-orang yang sudah menjadi korban dan pengedar segera menghentikan kebutuhannya terhadap penyalahgunaan barang terlarang ini, serta mau memperbaiki dan merehabilitasi dirinya sehingga menjadi orang yang lebih sehat, lebih baik dan sudah tidak bergantung lagi terhadap narkoba,” harapnya. MG3

Komentar

News Feed