oleh

HUT KE-28 BBTNLL, Dirjen KSDAE Pesan Jaga Hubungan Baik dengan Masyarakat Adat

-Kota Palu-dibaca 454 kali

SULTENG RAYA – Dirjen Ditjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Wiratno menyampaikan sambutan pada peringatan HUT ke-28 Balai Besar Taman Nasional Lore Lindu (BBTNLL) secara virtual.

Dalam sambutannya, Wiratno berpesan kepada insan BBTNLL untuk menjaga hubungan baik dengan masyarakat adat yang ada di dalam kawasan Taman Nasional Lore Lindu (TNLL).

“Kita punya saudara di dalam taman nasional, yang sebentar lagi, SK hutan adatnya akan diserahkan. Jadikan mereka saudara terdekat mereka, jaga hubungan baik, dan kita harus membuktikan bahwa kerja dengan masyarakat adat itu sangat penting. Bekerja dengan masyarajat adat, masyarakat desa dan maningkatkan kesejahteraan mereka adalah suatu keharusan,” kata Wiratno dalam Refleksi  28 tahun TNLL secara virtual dan tatap muka di Kantor BBTNLL, Jalan Mohammad Yamin, Kota Palu, Senin (4/10/2021).

Baca Juga :   Enam Ahli Waris Pembuat Kasur Terima Santunan Rp42 Juta dari BPJamsostek

Wiratno juga mengatakan, sebagai komitmen dukungan dan sinergi kepada masyarakat adat yang ada di kawasan TNLL, Ditjen KSDAE pada 2018 silam telah meresmikan zona tradisional yang memungkinkan masyarakat adat melakukan pengelolaan kawasan berbasis kelestarian lingkungan dan konservasi.

“Dulu tidak ada zona tradisional, kita ingat di 2018, masyarakat diberikan pengakuan dan pendampingan, kita bisa saling membantu pengembangan taman nasional,” tuturnya.

Dalam sambutannya itu, Wiratno juga berpesan kepada insan BBTNLL untuk meningkatkan kinerja di lapangan, melakukan koordinasi-koordinasi strategis lintas sektor untuk kemajuan pengelolaan  TNLL.

“Insan BBTNLL, saya meminta sering-sering turun ke lapangan, bila perlu kantornya di kosongin aja itu, kita lebih keren kalau kita turun ke lapangan, kita harus lebih sering ke masyarakat. Yang terpenting untuk kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.

Baca Juga :   Kapolda Sulteng Kunjungi Rumah Korban Dugaan Asusila Oknum Kapolsek Parigi

Sementara itu, Kepala BBTNLL, Jusman mengatakan, BBTNLL selama ini memang terus menjaga hubungan baik secara formal maupun informal. Sebab, kata dia, masyarakat adat dan hukum adatnya merupakan suatu yang tidak terpisahkan dari taman nasional.

“Selama ini kita baik secara formal maupun informal, komunikasi terus kita bangun. Pada tataran yang lebih formal, itu di dalam zonasi taman nasional sudah kita akomodir. Pola ruang wilayah adat dengan zonasi taman nasional kalau di overlay, itu tingkat kesamaannya mencapai 94 persen,” katanya. “Artinya, pola ruang wilayah adat dengan pola ruang taman nasional kurang lebih sama, dengan adanya adaptasi menejemen taman nasional terhadap aturan-aturan adat yang ada. Kita memberikan pengakuan atas eksistensi adanya masyarakat adat itu.  Termasuk aturan-aturan yang sudah ada, turun temurun dari hukum adat itu sendiri,” ujarnya menambahkan. RHT

Komentar

News Feed