oleh

KUKER KE KEMNAKER RI, Pemkot Serahkan Pemenuhan Dokumen Pembangunan BLK Bertaraf Internasional

-Kota Palu-dibaca 58 kali

SULTENG RAYA – Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, kembali melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kantor Kementerian Ketenagakerjaan RI, Jakarta, Senin (4/10/2021).

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Hadianto bersama sejumlah pejabat terkait di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Palu diterima Direktur Bina Lembaga Vokasi Kementerian Ketenagakerjaan RI, Agung Nur Rohmad.

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Palu, Yuyun Yotomaruangi, menyatakan, pertemuan tersebut dalam rangka menindaklanjuti penyampaian pemenuhan dokumen pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) bertaraf internasional di Kota Palu.

“Harapan Wali Kota Palu, bahwa tahun 2022, pembangunan BLK dapat direalisasikan,” kata Kabag Yuyun.

Menurutnya, demi kelancaran teknis proses tahapan pembangunan, Pemkot Palu siap melengkapi kebutuhan dokumen dan informasi lebih lanjut, termasuk kesiapan lahan yang dibutuhkan dari hasil turun lapangan tim teknis pihak Kementerian Ketenagakerjaan RI beberapa pekan lalu.

Baca Juga :   Wali Kota Tinjau Kondisi Gedung dan PTMT di SMP 10 Palu

Keberadaan BLK di Kota Palu tersebut, kata dia, selain untuk meningkatkan kompetensi keahlian para pencari kerja, juga diharapkan dapat membuka peluang lapangan kerja ke luar negeri, sehingga akan mempercepat proses penurunan angka pengangguran dan kemiskinan di Kota Palu.

“Rencananya, lokasi BLK bertaraf internasional ini terletak di sekitar Terminal Mamboro,” ucapnya.

Sebelumnya dinberitakan, Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, didampingi Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja Kota Palu, Setyo Susanto, audiens dengan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) RI, Ida Fauziyah di Kantor Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) RI, Selasa (7/9/2021).

Pada kesempatan itu, Wali Kota Hadi mengusulkan adanya pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) di Kota Palu untuk percepatan pemenuhan tenaga kerja tersertifikasi keahlian, pengembangan teknologi tepat guna bagi masyarakat dan bantuan permodalan usaha bagi masyarakat miskin.

Baca Juga :   PROGRAM SELAMA PANDEMI COVID-19, Kesehatan Napi di Lapas Kelas II A Palu Rutin Dikontrol

Menurutnya, langkah tersebut tepat dilakukan dalam rangka menekan angka pengagguran di Ibu Kota Provinsi Sulawesi Tengah. Pasalnya, sesuai laju pertumbuhan usia produktif berdasarkan lulusan sekolah dan perguruan tinggi yang harus dapat terfasilitasi pekerjaan, lebih dari 3.000 orang, namun lapangan kerja tersedia setiap tahun rerata 900 lowongan kerja saja.

Jika dilihat dari data tersebut, maka jumlah lulusan sarjana timpang dengan ketersediaan lapangan kerja. Artinya, jauh lebih banyak pencari kerja dari pada lowongan kerja. Akibatnya, menambah jumlah pengguran. Parahnya lagi, lowongan kerja tersedia didominasi pekerja dari luar daerah.

“Pencari kerja yang tertampung kurang dari 200 orang, sisanya diisi oleh pekerja dari luar daerah, makanya setiap tahunnya tertambah lebih dari 2.000 pengangguran yang tidak memiliki peluang kerja di Kota Palu,” Wali Kota Hadi.

Baca Juga :   DIDUKUNG LIONS CLUB PALU EBONY, PMI dan Dinkes Sulteng Buka Layanan Vaksinasi

Selain melakukan upaya peningkatan jumlah tenaga kerja terampil, terlatih dan memiliki kompetensi, membuka kesempatan lapangan kerja ke luar negeri bisa menjadi solusi.

“Sembari meningkatkan jumlah tenaga kerja terampil, terlatih dan memiliki kompetensi,  pembukaan kesempatan lapangan kerja ke luar negeri saat terus kami upayakan,” kata dia.

Turut mendampingi Wali Kota Hadi, Ketua TP-PKK Kota Palu, Diah Puspita. Turut hadir, pejabat Direktorat Jenderal Bina Pelatihan Vokasional dan Produktivitas Kemnaker RI.

Demi mewujudkan pembangunan BLK tersebut, dalam waktu dekat Pemkot Palu akan menghibahkan tanah berukuran 10 hingga 15 hektar untuk pembangunan BLK bertaraf internasional tersebut. HGA

Komentar

News Feed