oleh

Dua Kota IHK Sulteng Alami Deflasi

-Kota Palu-dibaca 60 kali

SULTENG RAYA – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tengah mencatat, inflasi gabungan dua kota di Sulteng sebesar -0,04 persen pada September 2021.

Sementara, inflasi tahun kalender dari Desember 2020 hingga September 2021 sebesar 1,07 persen dan inflasi tahun ke tahun dari September 2020 hingga September 2021 sebesar 1,90 persen.

Koordinator Fungsi Statistik Distribusi BPS Sulteng, Sutrisno mengatakan, dari dua kota IHK di Provinsi Sulawesi Tengah, Kota Palu tercatat mengalami deflasi sebesar 0,01 persen dengan inflasi tahun kalender sebesar 1,12 persen dan inflasi tahun ke tahun sebesar 2,21 persen. Sementara Kota Luwuk  pada bulan ini mengalami deflasi sebesar 0,16 persen dengan inflasi tahun kalender sebesar 0,89 persen dan inflasi tahun ke tahun sebesar 0,63 persen

Baca Juga :   Enam Ahli Waris Pembuat Kasur Terima Santunan Rp42 Juta dari BPJamsostek

Deflasi pada bulan September 2021 dipengaruhi oleh turunnya indeks harga pada kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,53 persen dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya (0,11 persen). Sementara kenaikan indeks harga terjadi pada kelompok kesehatan (0,72 persen), kelompok transportasi (0,42 persen), kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga (0,18 persen), serta kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga (0,02 persen).

“Sementara kelompok penyediaan makanan dan minuman/ restoran, kelompok pendidikan, kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya,  kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan serta kelompok pakaian dan alas kaki pada bulan ini relatif stabil,” katanya, belum lama ini.

Dari 90 kota pantauan IHK nasional, sebanyak 56 kota mengalami deflasi dan 34 kota mengalami inflasi. Deflasi tertinggi terjadi di Kota Gorontalo sebesar 0,90 persen dan terendah di Kota Palu sebesar 0,01 persen.

Baca Juga :   Wali Kota: Maulid, Refleksi Keteladanan Nabi Muhammad SAW

Kota Pangkal Pinang mengalami inflasi tertinggi sebesar 0,60 persen, sementara Kota Surakarta mengalami  inflasi terendah sebesar 0,01 persen. Kota Palu menempati urutan ke-56 deflasi di tingkat  nasional dan urutan ke-18 di tingkat kawasan Sulampua, sementara Kota Luwuk  menempati urutan ke-22 deflasi di tingkat nasional dan urutan ke-12 di kawasan Sulampua. JAN

Komentar

News Feed