oleh

WISUDA UIN DATOKARAMA PALU, Enam Wisudawan Terima Penghargaan dari Rektor

-Pendidikan-dibaca 152 kali

SULTENG RAYA – Enam wisudawan menerima penghargaan khusus dari rektor saat pelaksanaan wisuda Sarjana dan Pascasarjana UIN Datokarama Palu, Kamis (30/9/2021) kemarin.

Penghargaan tersebut diberikan kepada mereka atas prestasinya selama mengikuti proses perkuliahan di kampus UIN Datokarama Palu. Keenam peserta wisuda itu masing-masing dari Pascasarjana (S3) Doktor, atas nama Hamka, Prodi Pendidikan Agama Islam, masa studi 3 tahun 9 bulan 14 hari, dengan IPK 3,82, yudisium pujian.

Pascasarjana (S2) Magister, atas nama Amiruddin, Prodi Pendidikan Agama Islam, masa studi 1 tahun 8 bulan 28 hari, dengan IPK 3,79, yudisium pujian.

Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (S1), atas nama Aslim Abudullah Joni Guci, Prodi Ilmu Alquran dan Tafsir, masa studi 3 tahun 11 bulan, dengan IPK 3,39, yudisium pujian.

Fakultas Syariah (S1), atas nama Muyassarah Hamid, Prodi Hukum Ekonomi Syariah, masa studi 4 tahun 0 bulan 17 hari, dengan IPK 3,89, yudisium pujian.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (S1), atas nama Syaiful Setiawan, Prodi Ekonomi Syariah, masa studi 3 tahun 11 bulan, dengan IPK 3,91, yudisium pujian.

Baca Juga :   MOMEN HGN DAN HUT KE 76 PGRI, Insan Pendidikan di Wilayah IV Palu Barat-Ulujadi Berbagi Sembako

Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (S1), atas nama Dhifa Olyevia, Prodi Tadris Bahasa Inggris, masa studi 3 tahun 11 bulan, dengan IPK 4,0, yudisium pujian. Rektor mengucapkan selamat atas prestasi yang telah ditorehkan oleh keenam peserta wisuda tersebut.

“Selamat kepada saudara-sudara yang telah meraih prestasi, sebagai peserta wisuda terbaik hari ini,”ujar Rektor UIN Datokarama Palu, Prof.Dr. H. Sagaf S Pettalongi, M.Pd.

Rektor juga mengatakan, acara wisuda kali ini merupakan sebuah perhelatan yang amat berarti, momen yang sangat berharga dan akan selalu dikenang sepanjang perjalanan karir para wisudawan dan wisudawati di masa-masa mendatang.

Lebih khusus lagi bagi para lulusan strata satu (S1), peristiwa ini adalah hal yang sangat istimewa, karena untuk pertama kalinya dikukuhkan menyandang gelar akademik formal yang tertulis secara sah di belakang namanya.

Baca Juga :   Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan, Siswa SMAIT Al-Fahmi Palu Ikuti LDKS

“Pencapaian gelar kesarjanaan menandakan peralihan suatu fase dalam kehidupan saudara, dan akan menuju ke fase berikutnya dengan segala peluang dan tantangannya,”ujar rektor.

Acara wisuda hari ini juga katanya, adalah momen yang sangat spesial karena merupakan wisuda untuk terakhir kalinya bagi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu, sekaligus merupakan wisuda pertama bagi Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu.

Dengan demikian, para wisudawan dan wisudawati hari ini, sebagian akan tercatat dalam sejarah sebagai alumni pertama UIN Datokarama Palu, dan sebagian yang lain akan dikenang sebagai alumni terakhir IAIN Palu.

Lanjut rektor, UIN Datokarama Palu, lahir dari sebuah perjuangan panjang yang tentu saja harus memenuhi sejumlah kriteria dan persyaratan yang tidak ringan. Berkat kerja sama seluruh civitas akademika yang didukung sepenuhnya oleh pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan masyarakat Sulawesi Tengah pada umumnya, pada akhirnya, IAIN Palu secara resmi ditetapkan beralih status menjadi UIN Datokarama Palu melalui Peraturan Presiden Nomor 61 Tahun 2021, yang diundangkan dan mulai berlaku sejak tanggal 12 Juli 2021 

Baca Juga :   BUiLD-Unismuh Palu Lakukan FGD Kebencanaan

“Alih status ini tentu sebuah nikmat dan berkah yang besar bagi masyarakat Sulawesi Tengah, karena sekarang sudah memiliki dua Perguruan Tinggi Negeri yang berstatus Universitas yakni Universitas Tadulako dan UIN Datokarama Palu,”sebutnya.

Katanya, di masa yang akan datang generasi muda Sulawesi Tengah tidak mesti harus merantau keluar daerah hanya untuk melanjutkan kuliah di Universitas. Kehadiran dua universitas negeri di provinsi ini tentu akan memberikan lebih banyak alternatif untuk memilih program studi yang diminati.

 “Kita justru berharap, di masa-masa mendatang, Sulawesi Tengah dapat menyerap para mahasiswa dari berbagai provinsi, terutama di Kawasan Timur Indonesia, sehingga hal ini secara tidak langsung akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat,”harap rektor. ENG

Komentar

News Feed