oleh

Hari Ini, Satu Guru Besar UIN Datokarama Dikukuhkan

-Pendidikan-dibaca 104 kali

SULTENG RAYA – Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, kembali ketambahan guru besar, hari ini Kamis (30/9/2021), satu guru besarnya di bidang Hukum Islam resmi dikukuhkan.

Guru besar itu adalah Prof. Dr. H. Abidin Djafar, S.Ag., M.Ag, merupakan guru besar di bidang Hukum Islam dari Fakultas Syariah, sekaligus saat ini sebagai Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga.

Gelar sebagai guru besar tersebut diraih setelah memenuhi persyaratan-persyaratan yang ada, seperti mengikuti pendidikan, melaksanakan pendidikan pengajaran, melaksanakan penelitian, serta melaksanakan pengabdian kepada masyarakat.

UIN Datokarama Palu kini telah memiliki tujuh Guru Besar dari berbagai bidang keilmuan, masing-masing Prof.Dr. H. Sagaf S Pettalongi, M.Pd guru besar bidang ilmu manajemen, Prof. Dr. H. Zainal Abidin, M.Ag guru besar bidang filsafat.

Prof. Dr. Rusli, S.Ag., M.soc.sc guru besar bidang Sejarah Hukum Islam, Prof. Dr. Sahabuddin guru besar bidang Muamalah, Prof Dr Ashari guru besar bidang Bahasa Arab, Prof Nurdin, M.Com.,P.hD guru besar bidang IT, dan terakhir Prof. Dr. H. Abidin Djafar, S.Ag., M.Ag, merupakan guru besar di bidang Hukum Islam.

Baca Juga :   Mahasiswi UIN Palu Terbaik Dua Lomba Kaligrafi Nasional

Sementara yang masih tengah berproses saat ini di Kementerian terdapat enam orang, dengan harapan dalam waktu dekat, keenam nama orang calon guru besar itu segera keluar dan dinyatakan lolos sebagai guru besar.

Hal ini tidak terlepas dari upaya Rektor UIN Datokarama Palu Prof.Dr. H. Sagaf S Pettalongi, M.Pd, yang terus menggenjot peningkatan kualitas dan mutu pelayanan kampus ini.  Terdapat tiga komponen yang terus digenjot yakni guru besar, akreditasi dan terakhir digitalisasi totalitas.

Kata Prof Abidin, guru besar sangat dibutuhkan setiap Perguruan Tinggi, terlebih yang berstatus sebagai universitas, selain karena berkaitan dengan citra kelembagaan juga karena berkaitan dengan penyusunan borang akreditasi, serta pengembangan keilmuan.

Baca Juga :   JAUHKAN KAMPUS DARI PEMAHAMAN KIRI, FAI Unismuh Tekankan Mahasiswa Ikut Organisasi Kampus

“Dalam penyusunan borang, kepangkatan dosen itu sangat membantu, secara indikator standar nasional pendidikan salah satunya yang dinilai itu adalah SDM. SDM yang dimaksud ini mulai dari kepangkatan dan keluasaan ilmunya,”ujar Prof Abidin, Rabu (29/9/2021).

Khusus terkait bidang keilmuannya sebagai guru besar bidang Hukum Islam. Prof Abidin menguraikan, bahwa dalam disiplin ilmu Hukum Islam, salah satu tugasnya adalah penetapan haram, halal, makruh, mubah dan sunnah, dengan menggunakan dua metode pendekatan yakni statis dan dinamis.

Kata Prof Abidin, yang dimaksud statis itu yakni mengacu pada nash Syar’i Qath’I tidak bisa diotak atik, apa yang tercantum di situ maka itulah hukumnya. Sementara yang dimaksud dinamis hukumnya menyesuaikan dengan tempat, zaman, niat dan budaya di tempat itu.

Baca Juga :   PELAKSANAAN PTMT PERDANA, SMPN 12 Palu Berikan Bantuan Perlengkapan Sekolah Bagi Peserta Didik

Katanya, untuk UIN Datokarama Palu sangat penting untuk terus mendorong lahirnya guru besar di bidang Ilmu Hukum Islam, pasalnya di kampus ini terdapat dua fakultas yang sangat membutuhkan ke keilmuan hukum Islam, yakni Fakultas Ekonomi dan Bisnis dan Fakultas Syariah.

“Penting di bidang hukum Islam, karena tidak ada di dunia ini yang tidak bersentuhan dengan persoalan hukum,”ujarnya.

Katanya, dengan terus bertambahnya guru besar di kampus ini, tidak ada alasan bagi masyarakat untuk ragu menuntut ilmu di kampus ini, pasalnya keilmuan di kampus ini terus berkembang seiring dengan bertambahnya guru besar.ENG

Komentar

News Feed