oleh

UIN DATOKARAMA PALU, Fokus Mengusung dan Promosikan Islam Wasathiyyah

-Pendidikan-dibaca 104 kali

SULTENG RAYA – Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, sebagai salah satu Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di bawah Kementerian Agama yang fokus dalam  mengusung dan mempromosikan Islam wasathiyyah (moderat) yang berpijak pada epistemologi integrasi keilmuan, spritualitas dan kearifan lokal.

Secara simbolis, paradigma keilmuan UIN Datokarama Palu digambarkan dalam bentuk menara keilmuan (minaret of science), yang berpondasikan pada pemahaman yang utuh terhadap ayat-ayat qauliyah (Alquran dan hadis) dan ayat-ayat kauniyah (realitas sosial dan alam semesta), yang ditelaah melalui pendekatan inter-multi disipliner, sehingga melahirkan ilmu-ilmuwan yang berkearifan rahmatan lil alamin.

Paradigma keilmuan yang demikian kata Rektor UIN Datokarama Palu, Prof. Dr. H. Sagaf S. Pettalongi, M.Pd, akan menjadi pijakan filosofis dalam membangun iklim akademik dan mengembangkan kurikulum integratif pada UIN Datokarama Palu.

Baca Juga :   PTMT SMPN 7 Palu, Hanya Diikuti yang Sudah Divaksin

Di mana strategi awal yang akan dilakukan dalam rangka integrasi keilmuan itu adalah studi-studi keislaman (Islamic studies) dalam setiap topik kajian harus didukung atau dikritisi dengan teori-teori yang relevan dari ilmu-ilmu sosial, humaniora dan atau sains modern. “Sebaliknya, studi-studi sosial, humaniora dan atau sains modern harus didukung atau dikritisi dengan teori-teori atau konsep yang relevan dari studi-studi keislaman terutama pada tataran worldview-nya,”ujar rektor, Rabu (29/9/2021).

Katanya, tantangan yang tengah dihadapi  ke depan pasca peralihan status kampus ini dari Intitut Agama Islam Negeri (IAIN) ke UIN adalah penguatan mutu ke arah yang lebih baik sesuai standar ideal sebuah universitas.

“Tentu masih banyak pekerjaan rumah yang harus dibenahi, terutama pada masa transisi ini, dan yang terpenting diantaranya adalah perubahan paradigma seluruh sivitas akademika, dari paradigma rutinitas ke paradigma mutu,” ujarnya.

Baca Juga :   Civitas Akademik UIN Palu Gunakan Sarung Saat Upacara Hari Santri

“Artinya, kita dituntut untuk selalu melakukan inovasi-inovasi kreatif dalam upaya peningkatan mutu secara berkelanjutan berdasarkan tupoksinya masing-masing, sehingga melahirkan efisiensi dan efektivitas kerja yang maksimal. Kerja-kerja yang bersifat rutinitas saat ini pada gilirannya akan tergantikan oleh perangkat teknologi informasi,”tambahnya.

Akselerasi pemanfaatan teknologi informasi dalam beberapa tahun terakhir ini katanya, terjadi begitu massif memasuki semua lini kehidupan masyarakat.

Dalam merespon laju perkembangan teknologi informasi tersebut, UIN datokarama Palu saat ini telah menjalin kerja sama dengan provider nasional di bidang pengembangan sistem informasi demi mengoptimalkan tata kelola pelayanan administrasi akademik yang terintegrasi.

Sehingga, manajemen akademik akan berjalan lebih efektif, efisien, akurat dan akuntable. Konsekuensinya, akan ada perampingan pada SDM di bidang-bidang teknis tertentu, sehingga SDM yang ada lebih difokuskan pada tugas-tugas yang membutuhkan kerja-kerja kreatif-inovatif dan pengambilan keputusan yang akurat.

Baca Juga :   BNI Serahkan Buku Tabungan Mahasiswa Untad Penerima KIP-Kuliah

Selain itu, literasi teknologi informasi juga menjadi salah satu prioritas dalam kurikulum pembelajaran. Di masa mendatang, sistem pembelajaran akan memadukan pola luring (off-line) dan daring (online) secara proporsional dengan tetap berpijak pada standar nasional pendidikan tinggi.

Pembukaan program studi yang berorientasi pada penguasaan dan pengembangan teknologi informasi, juga telah menjadi bagian dalam rencana strategis lima tahun mendatang. ENG

Komentar

News Feed