oleh

FAI Unismuh Palu Launching Kawasan Bebas Asap Rokok

-Pendidikan-dibaca 100 kali

SULTENG RAYA-Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu, kemarin Rabu (29/9/2021) telah me Launching kawasan bebas asap rokok.

Ini bentuk komitmen sebagai fakultas percontohan Al-Islam Kemuhammadiyaan (AIK) di kampus biru Unismuh Palu, dimana rokok telah difatwakan oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah No. 6/SM/MTT/III/2010 tentang Hukum Merokok, dimana dalam fatwa itu telah mengharamkan rokok.

Sekaligus sebagai bentuk dukungan pada kebijakan rektor, implementasi kontrak kerja membebaskan kampus biru dari asap rokok. “Sebagai fakultas percontohan AIK, maka FAI mengambil langkah pertama untuk menjalankan fatwa Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah No. 6/SM/MTT/III/2010 tentang Hukum Merokok, sekaligus bentuk dukungan kebijakan rektor,”ujar Dekan FAI Unismuh Palu, Moh Rizal Masdul, S.Ag., M.Pd.

Baca Juga :   SDN 21 Palu Persiapkan Diri ANBK Lewat Workshop

Katanya, kebijakan ini sebelumnya telah melewati tahapan senat fakultas, dimana sanksi-sanksi yang mengatur terkait pelanggar kebijakan itu telah diatur dalam Standar Operasional Prosedur (SOP).

Nantinya bila ada warga FAI yang melanggar, baik itu dosen, staf, maupun mahasiswa akan dikenai sanksi denda dan teguran lisan, pelanggaran kedua akan diberi teguran secara tertulis, dan bila masih juga melakukan pelanggaran, maka akan diserahkan ke tingkat universitas ke Lembaga Hukum dan Kode Etik. “Nantinya lembaga inilah yang akan memberikan sanksi, sanksinya seperti apa itu sudah ranah Lembaga Hukum dan Kode Etik,”ujar dekan.

Kata dekan, penerapan peraturan ini harus segera diimplementasikan, sebab target rektor sebagaimana dalam kontrak kerjanya, kampus biru ini harus bebas dari asap rokok di tahun 2025. “Kalau tidak dilakukan sekarang, maka kapan lagi ini diberlakukan,”ujarnya lagi.

Baca Juga :   MAN IC Palu Kembali Rebut Juara 1 COMIC’ Tadulako

Rektor Unismuh Palu, Prof. Dr. H. Rajindra, SE., MM mengapresiasi langkah yang telah diambil Dekan FAI, pasalnya fakultas ini telah menjadi fakultas pertama yang menerapkan peraturan ini, dimana sebelumnya baru diberlakukan di kawasan gedung rektorat, dengan harapan fakultas-fakultas lain dapat segera menyusul.

“Tahun depan ada penilaian fakultas, salah satu indikator penilaiannya itu adalah capaian fakultas bebas dari asap rokok, saat ini FAI telah memulai, fakultas lain harus segera menyusul,”jelas rektor.

Katanya, dengan Launchingnya kawasan bebas asap rokok menunjukan jika FAI sudah menjalankan amanah pimpinan pusat.

Perlu dipahami kata rektor, bahwa rokok itu sangat merusak lingkungan, salah satunya merusak para perokok pasif (orang yang tidak merokok). “Visi Misi kampus ini memang adalah kampus Islami, salah satu indikatornya adalah bebas dari asap rokok, untuk itu mari kita wujudkan itu,”ajak rektor.

Baca Juga :   Hari ini Unismuh Palu Tarik Mahasiswa Peserta PPL

Kegiatan Launching kawasan bebas asap rokok ini, selain dihadiri rektor juga dihadiri sejumlah pejabat di tingkat fakultas dan universitas, salah satunya adalah Kepala Lembaga Pengembangan dan Pembinaan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (LP2AIK) Unismuh Palu,  Ilyas Padduntu, S. Ag., M.PdI. ENG

Komentar

News Feed