oleh

Tiga Desa di Balantak Terendam Banjir

-Kab. Banggai-dibaca 130 kali

SULTENG RAYA – Sebanyak tiga desa di Kecamatan Balantak Selatan terendam banjir masing-masing, Desa Giwang, Desa Resarna dan Desa Dondo.

Aparat Polsek Balantak pun terjun langsung memantau tiga desa tersebut, pascacurah hujan yang terjdi pada Rabu (22/9/2021).

Dari hasil pemantauan di tiga desa tersebut yang dilakukan pada pukul 18.30 Wita, terpantau genangan air sudah berangsur surut yang awalnya sempat menggenangi rumah warga.

Kapolsek Balantak, Iptu Zulfikar menyebutkan, ada lima rumah warga di Desa Giwang dan Desa Resarna yang tergenang air pada siang hari dengan setinggi mata kaki orang dewasa.

Perwira berpangkat dua balak itu menjelaskan, sumber air diperkirakan berasal dari Gunung Bukit Zaitun yang berada di Desa Resarna, Kecamatan Balantak Selatan.

Baca Juga :   BANTU WARGA TERDAMPAK PANDEMI, Personel Polsek Nuhon Rutin Salurkan Paket Sembako

“Untuk Desa Resarna dan Desa Giwang hampir setiap musim penghujan mengalami genangan air lantaran berada di daerah rendah,” ujar Iptu Zulfikar.

Disamping itu lanjutnya, kedua faktor yang menyebabkan terjadinya luapan air ke rumah-rumah warga di kedua desa tersebut lantaran kurang lancarnya sistem drainase. Sehingga air menumpuk atau tertampung naik ke jalan atau ke halaman rumah warga.

“Akan tetapi untuk potensi terjadinya banjir besar sangat kecil karena kedua desa berada jauh dari lokasi sungai,” jelas Iptu Zulfikar.

Dari hasil monitoring di lapangan secara umum sampai dengan saat ini belum ada korban jiwa ataupun kerugian materiil. 

“Kita juga sudah berkoodinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan serta instansi terkait dalam hal tanggap bencana apabila terjadi banjir yang lebih besar,” kata Iptu Zulfikar.

Baca Juga :   Polisi Gotong Royong Bersama Warga Bangun Masjid di Masama

Ditambahkannya, pihaknya juga mengimbau warga untuk selalu waspada dan mengungsi ke tempat yang lebih aman apabila sewaktu-waktu terjadi banjir susulan.

“Mereka diimbau untuk selalu waspada dan mengungsi jika curah hujan semakin tinggi dan tak kunjung berhenti,” imbau Iptu Zulfikar. */MAN

Komentar

News Feed