oleh

Madinah 517 Gelar Zikir Bersama di Lokasi Likuefaksi Petobo

-Kota Palu-dibaca 129 kali

SULTENG RAYA – Untuk mengenang tiga tahun pascabencana alam gempa, tsunami dan likuefaksi yang melanda kota Palu, Sigi dan Donggala (Pasigala), Madinah 517 atau dikenal dengan Majelis Dzikir Nuurul Khairaat menggelar doa dan zikir bersama di lokasi likuefaksi Jalan H.M Soeharto samping stadion Sepak Bola Kelurahan Petobo.

Zikir bersama itu, digelar tiap tahunnya. Namun, tahun ini dilakukan selama enam hari berturut-turut dengan lokasi yang berbeda-beda yang dimulai sejak Selasa, 28 September 2021 sampai Ahad, 3 Oktober 2021.

“Jadi, kegiatan zikir ini kami lakukan mulai ba’da Ashar tepatnya pukul 16.00 wita sampai selesai Salat Magrib dan dilaksanakan selama enam hari. Hari ini (Selasa kemarin) di Petobo, Rabu besok (Hari ini) di Balaroa, Kamis (Besok) di Kampung Lere, Jumat di Anjungan, Sabtu di area likuefaksi Sibalaya dan terakhir pada hari Minggu di huntap Tondo,” ujar Dwi Khoirunnisa selaku panitia pelaksana zikir.

Baca Juga :   Pansus III DPRD Sulteng Konsultasi Raperda Pesantren di Jabar

Dikatakannya, zikir itu juga dirangkaikan seiringan dengan doa bersama untuk bangsa dan negara dalam mencegah bencana dan wabah, panitia juga membagikan ratusan konsumsi untuk para masyarakat.  Konsumsi bukan hanya disediakan oleh panitia Madinah 517, tapi juga disediakan oleh panitia setempat, relawan dan mahasiswa Universitas Tadulako (Untad) yang sedang melangsungkan KKN di Petobo.

“Konsumsi tidak hanya disediakan oleh panitia penyelenggara dan panitia setempat di Kelurahan Petobo, tapi juga ada beberapa tokoh masyarakat yang ikut menyumbang, juga ada mahasiswa,” sambungnya.

Sementara, antusias masyarakat sangat besar dalam mengikuti zikir bersama itu, terbukti dengan ramainya lokasi kegiatan, karena mereka turut serta mendoakan saudara yang menjadi korban bencana pada 28 September 2018 silam. MG3

Komentar

News Feed