oleh

Untad Kembali Lakukan Pengambilan Sumpah Dokter

-Pendidikan-dibaca 83 kali

SULTENG RAYA-Universitas Tadulako (Untad)kembali melakukan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah kepada 24 orang Dokter Baru yang telah menyelesaikan pendidikannya di Fakultas Kedokteran Untad, Selasa (28/9/21).

KegiatanPelantikan dan Pengambilan Sumpah Dokter ke-25 ini, bertempat di Aula Kedokteran Untad, dihadiri Rektor Untad, Prof. Dr. Ir. Mahfudz, MP,serta para Wakil Rektor, Dekan, Wakil Dekan, Direktur Rumah Sakit Umum (RSU) Tadulako, dan jajaran dosen Fakultas KedokteranUntad.

Rektor Untad, Prof. Dr. Ir. Mahfudz MP, dalam kesempatan tersebut, mengungkapkan rasa syukur dan bahagianya atas dilantiknya dokter baru tersebut.

“Hari ini kita hadir untuk menyaksikan dan menyelami suka duka dari anak-anak kita semua, hingga akhirnya menyandang gelar sebagai dokter. Perkenankan, saya selaku rektor dan orang tua untuk mengucapkan apresiasi kepada seluruh jajaran di Fakultas Kedokteran yang telah mencurahkan ilmu dan tenaganya kepada mahasiswa Fakultas Kedokteran Untad. Ini menjadi bukti bahwa meski dalam kondisi pandemi, Fakultas Kedokteran Untad, tetap memberikan pelayanan yang terbaik kepada anak-anak kita sekalian,” ucapnya.

Baca Juga :   MAN IC Palu Kembali Rebut Juara 1 COMIC’ Tadulako

Prof. Mahfudz,juga mengucapkan apresiasi kepada seluruh dokter di rumah sakit yang telah membina dan membimbing mahasiswa kedokteran selama dalam proses pembelajaran hingga saat ini. 

Ia juga mengingatkan kepada para dokter baru, agar sumpah yang telah diucapkan itu akan dipegang secara teguh dan dijalani dengan sebaik-baiknya.“Pengucapan Sumpah merupakan persembahan jiwa dan raga yang memiliki dua makna, pertama bagaimana memposisikan diri berhubungan dengan sang Khalik  atau berjanji secara vertikal kepada Tuhan, dan kedua ada makna sosialnya, bagaiman kita memposisikan diri sebagai dokter, menjadi pelayan masyarakat,” pesan Rektor.

Di akhir, ia juga mengingatkan, nantinya para dokter yang diambil sumpahnya ini akan menjalani proses magang atau internship. Untuk itu para dokter muda tersebut, diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan itu, untuk melayani dan terus belajar meningkatkan kapasitasmereka sebagai dokter.

Prof. Mahfudz, juga berpesan agar semua alumni Fakultas kedokteran Untad yang akan bertugas dan membawa nama almamater Universitas Tadulako, untuk terus menjaga nama baik kampus, tidak cepat merasa puas dan dapat melanjutkan pendidikan ke tingkat lebih  lanjut, yakni Pendidikan spesialis maupun Stara 2 (S2) ilmu kesehatan.

Baca Juga :   Virtual Tour, Dosen Untad Kenalkan Budaya Tanah Kaili

Di tempat yang sama, Dekan Fakultas Kedokteran Untad, Dr. dr. M Sabir, M.Si., menyampaikan bahwa perjalanan panjang dalam menjalani pendidikan di Fakultas Kedokteran bukanlah hal yang mudah. Ada berbagai proses yang dijalani hingga pada akhirnya berada di tahap ini.

“Mulai fase akademik hingga saat ini, anak-anak semua sudah ditempa dengan berbagai ujian, ada yang gagal, ada yang langsung lulus. Hal itu adalah bagian dari proses,” katanya.

Ia menambahkan, hingga saat ini, Fakultas Kedokteran telah menghasilkan kurang lebih 500 dokter yang apabila semua bisa mengabdikan diri di Sulawesi Tengah (Sulteng), maka hal itu akan menjadi aset yang luar biasa, bukan hanya prestasi untuk Untad, namun juga secara umum untuk Sulteng.

Baca Juga :   STPL Palu Dapat Kunjungan Perdana dari Sakinah Aljufri

Salah seorang perwakilan dari sumpah dokter angkatan ke 25,dr. Achmad Syuaib, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada para dokter yang telah membimbing dari awal hingga saat akhir pendidikan profesi dokter.

“Suatu kebanggaan bagi kami, telah dibimbing oleh bapak, ibu sekalian. Mohon selalu bimbingannya, agar suatu saat kami bisa seperti kalian. Tetaplah menjadi inspirasi bagi kami semua. Juga kepada kedua orang tua kami, yangtelah ikhlas merawat dan mendidik kami, dengan peluh keringat dan air mata hingga kami menjadi seperti saat ini,” ungkapnya.

Ia juga juga berpesan kepada rekan-rekannya, untuk terus menjaga silaturahmi, terus saling mengingat, saling merawat dan saling menghormati. Tak lupa ia mengingatkan kepada rekan dan adik-adik di Fakultas Kedokteran  yang sedang berproses, baik di kampus dan di rumah sakit , untuk melewati proses dengan sebaik baiknya. MG2/ENG

Komentar

News Feed