oleh

Hari ini, PKB Sulteng Muswil Bahas Strategi Pemenangan Pemilu 2024

-Politik-dibaca 148 kali

SULTENG RAYA- Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulawesi Tengah (Sulteng) hari ini mengadakan Musyawarah Wilayah guna membahas strategi pemenangan pemilu 2024.

Musyawarah wilayah ini dilaksanakan di salah satu hotel di Kota Palu dengan menghadirkan lima orang pengurus di setiap Pimpinan Cabang (PC) PKB tingkat kabupaten dan kota se Sulawesi Tengah.

Ketua DPW PKB Sulteng, Rahmawati M. Noer mengatakan, pemilu di 2024 merupakan pertarungan terberat, pasalnya ada sejumlah target yang harus dicapai oleh PKB Sulteng, diantaranya harus menghasilkan satu kursi di setiap dapil.

“Untuk mencapai itu membutuhkan kerjasama dan sinergitas semua kader, termasuk calon legislatif harus ada kerja pararel,”ujar Rahmawati, Selasa (28/9/2021).

Apa lagi kata Rahmawati, ada sejumlah daerah saat ini wakil PKB tidak ada di situ, seperti Tolitoli, Poso, dan Bangkep. Ia berharap di daerah-daerah itu di tahun 2024 harus bisa terisi.

Selain itu, di tingkat provinsi juga harus bisa merebut posisi minimal Wakil Ketua DPRD dengan cara memperbanyak jumlah wakil, mengingat saat ini baru terdapat 4 kursi yang diisi wakil PKB. “Kita target di provinsi 6 kursi,”sebutnya.

Begitu juga katanya di tingkat nasional, PKB Sulteng harus bisa mengirim satu perwakilannya duduk di DPR-RI. Sebagaimana diketahui, pemilu 2019 antara PKB dan PKS sempat memperebutkan kursi ke 7 dapil Sulteng, namun sayang PKB Sulteng harus legowo menerima kekalahan, karena selisih seratus lebih suara dengan PKS.

Guna mengevaluasi dan pemberbaiki strategi pemenangan PKB Sulteng tersebut, PKB Sulteng hari ini selain berkumpul bermuswil juga akan meluncurkan Pencalekan Dini untuk merekrut figur-fikur yang dinilai mampu mendulang dukungan dan suara dari masyarakat, sekaligus wadah menyaring bakal calek berintegritas yang dinilai pantas mewakili suara rakyat di legislatif.

Wakil Ketua Dewas Tanfidz DPW PKB Sulteng Djayadin Djuhaepa menambahkan, bahwa di Muswil ini juga akan membahas komitmen PKB untuk mengusung Ketua Umum PKB Drs. H. Abdul Muhaimin Iskandar, M.Si atau dipanggil dengan nama Gus Muhaimin atau Cak Imin sebagai RI 1.

Di tempat yang sama, salah satu fungsionaris PKB Sulteng, Habil juga menambahkan, bahwa terkait penjaringan caleg, PKB merupakan partai terbuka dan nasionalis, tidak bersifat ekslusif pada satu agama dan golongan tertentu. Sekalipun PKB dilahirkan dari salah satu ormas Islam terbesar di Indonesia. “PKB adalah partai terbuka, menghargai keberagaman, sekalipun dilahirkan dari Rahim NU, PKB menerima calon lagislatif dari semua golongan anak bangsa yang memenuhi syarat, tanpa melihat latarbelakang agama dan suku,”ujarnya menambahkan. ENG

Komentar

News Feed