oleh

BIK 2021, LJK Diminta Lakukan Enam Poin Tingkatkan Inklusi Keuangan

-Ekonomi-dibaca 185 kali

SULTENG RAYA – Per Oktober mendatang, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan membuka kampanye kegiatan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2021.

Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Tirta Segara, dalam Media Briefing secara vitual, Selasa (28/9/2021), mengatakan, ada enam poin besar yang harus di elaborasi Lembaga Jasa Keuangan (LJK) untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait dengan jasa maupun layanan keuangan.

“Kita menargetkan 90 persen tingkat inklusi keuangan hingga 2024. BIK 2021 selaras dengan peningkatan literasi keuangan Indonesia, Peraturan Presiden (Perpres) 114 2020 tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif,” katanya.

Untuk itu, OJK mengimbau kepada LJK agar melakukan berbagai kegiatan dengan beberapa poin besar.

Baca Juga :   Lippo Dorong LPKR Makin Transparan dan Bernilai Tambah

Pertama, kata dia, mendorong LJK untuk memiliki program khusus selama Oktober. Kedua, memfasilitasi pemberian kredit/pembiayaan bagi masyarakat bagi pelaku usaha kecil dan mikro antara lain melalui business matching.

“ Kemudian, ketiga, kegiatan akuisisi pembukaan rekening, polis, dan lainnya. Keempat, kegiatan edukasi keuangan antara lain melalui webinar,” kata Tirta Segara.

Kemudian,kelima, LJK diminta untuk membuat suatu kegiatan pameran virtual. Serta yang terakhir, LJK melakukan kampanye dan publikasi program literasi dan inklusi keuangan serta perlindungan konsumen secara massif.

Disamping itu, ungkap Tirta, OJK juga menyelenggarakan Virtual Expo BIK 2021 yang dapat diakses melalui www.finexpo-bik2021.id dari 18 Oktober sampai dengan 2 November 2021 mendatang.

Baca Juga :   Anper Palu Gelar All New CBR150R Workshop Modifikasi

“Kami mohon dukungan untuk keberhasilan BIK 2021 semoga harapan kita untuk bersama mewujudkan kesuksesan BIK untuk kesejahteraan keuangan masyarakat,” tutupnya. RHT

Komentar

News Feed