oleh

Gubernur Rusdy Mastura Pimpin Upacara HUT ke-43 Kota Palu

-Kota Palu-dibaca 141 kali

SULTENG RAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Palu melaksanakan seremonial upacara peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-43 Kota Palu di halaman Kantor Wali Kota Palu,  Senin (27/9/2021).

Pada upacara refleksi pembentukan Kota Palu 43 tahun silam itu, Gubernur Sulawesi Tengah, H Rusdy Mastura bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup).

Dalam sambutannya, Gubernur Rusdy mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada para pelaku sejarah yang telah berjuang membentuk Kota Palu 43 tahun silam.

“Terima kasih pula kepada seluruh unsur yang telah proaktif membangun Kota Palu,” kata Gubernur Rusdy.

Menurutnya, HUT ke-43 Kota Palu adalah momentum tepat mengevaluasi strategi dan upaya telah dikerahkan untuk menjadikan menjadikan Palu Kota Tangguh, Kota Kolaborasi, Kota Harmoni dan kota yang melayani semua warganya dengan tanpa membeda-bedakan.

Baca Juga :   MULAI BUKA 23 OKTOBER 2021, Prokes Ketat Syarat Masuk Danau Tambing

“Saya sampaikan apresiasi dan selamat kepada pemerintah Kota Palu dan DPRD Kota Palu yang selesai menyusun RPJMD sesuai jadwal,” kata Gubernur Rusdy.

Pada kesempatan itu, ia tidak lupa mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat agar tidak berpuas diri dan lengah dengan kondisi pandemi Covid-19 di Kota Palu yang masih terus menurun, serta sudah masuk dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3, turun satu tingkat dari sebelumnya Level 4.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota dan Wakilnya yang berhasil menurunkan kita dari Level 4 menjadi Level 3,” katanya.

Gubernur Rusdy menyatakan, Kota Palu merupakan daerah tertinggi capaian vaksinasi di Sulteng, selain Kabupaten Morowali. Bahkan, kata dia, Kota Palu lebih tinggi dari persentase vaksinasi Sulteng secara keseluruhan.

Baca Juga :   MTsN 1 Palu Mulai PTMT dengan Prokes Covid-19 Ketat

“Bila ada sampesuvu sararaku yang belum divaksin, maka tolong divaksin,” ajaknya.

Gubernur juga menegaskan, guna mempercepat pemulihan dampak bencana 28 September 2018, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp37 miliar kepada Pemkot Palu untuk membebaskan lahan yang akan digunakan untuk pembangunan Jembatan Empat Palu dan hunian tetap (huntap).

Sementara itu, dalam rangka menghidupkan kembali ekonomi rakyat yang terdampak Covid-19, Pemprov Sultneg, kata dia, telah menjalin kerja sama atau memorandum of understanding (MoU) dengan BRI terkait penyaluran dana kredit usaha rakyat (KUR) sebesar Rp5 triliun dan penyaluran dana pemulihan ekonomi nasional (PEN) senilai Rp200 miliar melalui Bank Sulteng.

“Saya harap ‘sampesuvu saraku pelaku usaha kecil dapat memanfaatkan kesempatan meminjam dana tersebut untuk mengembangkan usahanya, demikian pula kepada OPD terkait untuk menjadi mitra pemberdayaan. Akhirnya saya berpesan luruskan niat, ubah pola pikir, harus berani dan jangan menunda pekerjaan. Think Big, Start Small, Move Fast. Berpikir yang besar, mulai dari yang kecil dan bergerak cepat,” ujar gubernur.

Baca Juga :   Gubernur Sulteng Minta Bupati/Wali Kota Tingkatkan Sebaran Vaksin

Pada upacara peringatan HUT kali ini, Pemkot Palu memberikan sejumlah piagam kepada para siswa, guru dan masyarakat Kota Palu lainnya yang memiliki prestasi baik di tingkat Nasional hingga Internasional.

Upacara itu dihadiri sejumlah pejabat dari unsur Forkopimda Kota Palu maupun Forkompimda Sulteng. HGA

Komentar

News Feed