oleh

Bisnis Laundry Semakin Berkembang di Tengah Pandemi

-Kota Palu-dibaca 73 kali

SULTENG RAYA – Industri laundry kini sudah bertransformasi menjadi salah satu kebutuhan masyarakat, khususnya bagi istri-istri yang tidak memiliki banyak waktu untuk mencuci di rumah.

Selain memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam urusan mencuci, laundry juga menjadi salah satu usaha yang justru berkembang di tengah pandemi Covid-19.

Pemilik Amhara Laundry di Jalan Setia Budi, Ny Amhara, misalnya, sukses mengembangkan bisnis tersebut, bahkan di tengah pandemi Covid-19.

Ia mengaku, selama pandemi Covid-19, ia tidak pernah mengalami pengurangan pembeli, sehingga omzet didapatkan juga tidak mengalami penurunan.

Alhamdulilah, selama pandemi tidak mengalami pengurangan pelanggan, tapi karena baru pindah dari Jalan Tembolotutu ke Jalan Setia Budi, jadi sekarang sepi, karena banyak costumer yang belum mengetahui tempat baru kami,” kata Amhara kepada Sulteng Raya, Senin (27/9/2021).

Baca Juga :   Bunda PAUD Kelurahan di Palu Selatan dan Tatanga Dikukuhkan

Amhara mengatakan, bisnis yang dirintis sejak 2016 lalu itu, saat ini sudah berhasil membuka dua cabang, yakni di Jalan WR Supratman dan di Jalan Dayodara.

Menurutnya, ia menyediakan jasa layanan cuci lengkap, membuat masyarakat tidak perlu susah ke tempat lain untuk mencuci.

“Kami menyediakan layanan ekspres, pakaian, sofa, spring bad, horden, sepatu dan lainnya. Dengan keunggulan satu mesin cuci satu pelanggan, menggunakan aplikasi online atau aplikasi kasir serta jasa terlengkap di Kota Palu,” jelasnya

Keunggulan lainnya mencuci di Ahmara Laundry, yakni sistemnya hampir sama dengan laundry coin. Hitungannya yaitu per loading atau sekali putar mesin.

“Sistem laundry di sini sendiri hampir sama dengan coin, dimana kalau coin satu mesin cuci digunakan satu pelanggan, maksimal 5 kilogram Rp40.000. Sedangkan di sini, satu mesin cuci satu pelanggan, kita hitungnya per loading atau sekali putar maksimal tiga kg Rp24.000. Dengan pembayaran diawal atau setelah selesai mencuci,” kata Amhara kepada Sulteng Raya, Senin (27/9/2021).

Baca Juga :   PDUI Sulteng Akan Gelar Seminar dan Workshop PGP Extra

“Waktu pencucian di sini normalnya dua hari, tapi kami ada jasa exspres paling cepat tiga jam sudah selesai. Kami juga menggunakan aplikasi kasir, jadi setiap barang selesai akan ada notifikasi masuk ke customer,” lanjutnya.

Selain itu, pihaknya komitmen untuk menjaga kejujuran, khususnya saat mendapati barang di dalam saku pakaian.

“Biasanya di dalam baju pelanggan ada uang yang terselip atau tertinggal dan itu selalu kami kembalikan pada pelanggan. Karena dengan kami selalu menanamkan sifat jujur, dengan begitu pelanggan pasti akan selalu puas dan akan kembali lagi,” katanya.MG1/RHT

Komentar

News Feed