oleh

Camat dan Lurah Harap Rutin Imbau PKL Tidak Berjualan di Trotoar

-Kota Palu-dibaca 77 kali

SULTENG RAYA – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Palu, Trisno Yunianto, berharap kepada camat dan lurah di Kota Palu agar rutin mensosialisasikan kepada Pedagang Kreatif Lapangan (PKL) agat tidak berjualan di trotoar atau ruang milik jalan.

“Kami berharap, kiranya camat dan lurah dapat membantu mensosialisasikan kepada para PKL agar tidak menggunakan ruang milik jalan, karena ruang milik jalan pemanfaatannya harus izin dari Pemda,” kata Kasat Trisno, Senin (27/9/2021).

Ia mengatakan, menangani masalah PKL di ruang milik jalan memang membutuhkan kerja sama camat dan lurah. Karena, camat dan lurah yang tahu mengenai kondisi wilayahnya masing-masing.

“Untuk masalah penertiban PKL, memang butuh kerja sama dengan beberapa pihak terutama camat dan lurah. Apalagi, merekalah yang tahu kondisi dan situasi wilayah masing-masing. Jadi, kami saling berkoordinasi dengan mereka terkait jalan-jalan mana saja yang akan ditertibkan,” katanya.

Baca Juga :   Dokumentasi Pemilu dan Pilkada Bisa Diakses di Web KPU Kota Palu

Ia mengatakan, koordinasi dimaksud, yakni saat camat dan lurah telah melaporkan adanya PKL yang tidak patuh atas imbauan tidak berjualan di ruang milik jalan.

“Saat mendapatkan laporan dari camat maupun lurah, nantinya kami Satpol PP akan mengadakan rapat terlebih dahulu dan setelah itu akan turun melakukan penertiban,” jelasnya.

Meski begitu, kata dia, dalam upaya penertiban dilakukan Satpol PP, terdapat dua jenis tindakan, yakni yustisial dan non yustisial.

“Jadi penertiban non yustisial dan yustisial ini, intinya atau sederhananya dibedakan dari upaya tidak paksa dan upaya paksa. Nah, pengertian dari upaya paksa ini yaitu membongkar, memindahkan dan memberikan sanksi. Sedangkan, untuk upaya  non yustisial yakni menegur lewat surat, teguran 1,2,3 dan peringatan 1,2,3,” ucapnya.

Baca Juga :   KDRT Masih Mendominasi Kasus Kekerasan Perempuan

Sebagai informasi tambahan, saat ini Satpol PP Kota Palu tengah melaksanakan upaya penertiban yustisial di sejumlah kelurahan di Kota Palu, khususnya lapak kosong  menggunakan ruang milik jalan. Langkah tesebut sebagai upaya mendukung program Pemkota Palu dalam mewujudkan Kota Palu lebih tertib.

Penertiban terhadap lapak PKL di ruang milik jalan merujuk pada Perda Nomor 3 Tahun 2019 tentang Pembinaan dan Penertiban Pedagang Kreatif Lapangan, dengan berkoordinasi kepada lurah, camat, OPD terkait, TNI dan Porli.ULU

Komentar

News Feed