oleh

570 Calon Tenaga Kerja ke Jepang Terima Materi P4GN dari BNNK Palu

-Kota Palu-dibaca 150 kali

SULTENG RAYA – Sebanyak 570 Calon tenaga kerja ke Jepang menerima sosialisasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palu.

Materi sosialisasi tersebut dibawakan langsung Kepala BNN Kota Palu, Dr. AKBP. Baharuddin, SE., MM, di taman Gor Palu, Ahad (26/9/2021).

Kaban mengingatkan kepada para  calon tenaga kerja tersebut, tentang pentingnya kesadaran bahaya penyalahgunaan narkoba, tidak hanya terkait kesehatan, ekonomi, melainkan juga terkait persoalan hukum. Mengingat mereka ini tidak saja berkewajiban menjaga nama baik dirinya, melainkan juga menjaga nama baik daerah dan negara, karena bekerja di luar negara, yakni Jepang.

“Tentu kita mengharapkan mereka ini bisa menjaga diri dari penyalahgunaan narkoba, karena sangat riskan jika mereka melakukan kesalahan (penyalahguna) apalagi di Jepang yang terkenal dengan penegakan hukumnya,”ujar kaban, usai mengisi materi.

Baca Juga :   Lurah Kabonena Bentuk Tim Pemantauan dan Penanggulangan Persampahan

BNN Kota Palu sendiri kata kaban, sedari awal selalu memberikan dukungan dan support kepada setiap lembaga yang membutuhkan sosialisasi terkait penyalahgunaan narkoba. “Justru kami berterimakasih bila ada lembaga yang membutuhkan tenaga kami, apa lagi pemerintah Kota Palu punya komitmen kuat terkait pemberantasan narkoba di Kota Palu,”kata kaban.

Sebelumnya, Wali Kota Palu, H. Hadianto Rasyid, SE ikut menghadiri seremonial Kick Off dan Daring Perdana Pelatihan Bahasa dan Budaya Jepang Berbasis Aplikasi Pera-Pera di Taman Gor Palu.

Dalam arahannya, Wali Kota mengungkapkan bahwa pelatihan ini dilaksanakan untuk persiapan pengiriman tenaga kerja ke Jepang yang merupakan program Nasional melalui Kementerian Ketenagakerjaan RI.

“Alhamdulillah beberapa bulan yang lalu BP2MI mendatangi Pemkot Palu dan menyampaikan program ini. Kemudian kita merespon cepat dan Alhamdulillah kita sudah melakukan MoU agat program ini tidak disia-siakan,” ujarnya.

Baca Juga :   Kanwil Kemenag Sulteng Gelar Lomba MQK Tingkat Provinsi

Ia menyatakan, Pemerintah Kota Palu meminta kuota 1.000 orang untuk disiapkan sebagai tenaga kerja yang akan dikirim ke Jepang, namun yang mendaftar hanya mencapai 570 orang.

Ratusan calon tenaga kerja tersebut akan dipersiapkan selama enam bulan sebelum nantinya di kirim ke Jepang pada bulan Januari 2022 mendatang, mulai dari pemberian pelatihan bahasa, budaya, dan lainnya berkaitan dengan negeri Sakura tersebut.

Wali Kota meminta agar para peserta pelatihan memanfaatkan kesempatan  yang ada dengan sebaik-baiknya. “Kalian harus betul-betul punya semangat, untuk bisa melewati setiap tahapan yang ada,” ungkapnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut yakni Ketua TP-PKK Kota Palu, Diah Puspita, A.Md, Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Tenaga Kerja Kota Palu, Setyo Susanto, Kepala BNN Kota Palu, Dr. AKBP. Baharuddin, SE., MM, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palu. ENG

Komentar

News Feed