oleh

BBTNLL Jalin PKS KKM Lima Desa Sekitar Kawasan TNLL

-Kab. Sigi-dibaca 92 kali

SULTENG RAYA – Balai Besar Taman Nasional Lore Lindu (BBTNLL) melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dalam rangka Kemitraan Konservasi Masyarakat (KKM) dengan lima desa sekitar kawasan Taman Nasional Lore Lindu (TNLL), yaitu Desa Bakubakulu, Desa Sigimpu, Desa Bobo, Desa Bunga dan Desa Kapiroe, di Kantor Desa Bobo, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sabtu (25/9/2021).

Dalam kegiatan itu, hadir Kepala Balai Besar Taman Nasional Lore Lindu, Camat Sigi Kota, Sekretaris Camat Palolo, Kepala Bidang PTNW II Makmur, Kepala Seksi PTNW III Tongoa, Kepala Seksi PTNW IV Bora, Kepala Desa Bakubakulu, Kepala Desa Bunga, Kepala Desa Bobo, Kepala Desa Kapioe, Pengurus LPKD, Fasilitator KKM, Fasilitator Desa dan ASN Lingkup BBTNLL.

Baca Juga :   Lagi, BBTNLL Jalin PKS KKM Pengelolaan Kolaboratif

KKM merupakan salah satu kegiatan difasilitasi Forest Programme III Sulawesi.

“PKS ini diharapkan menjadi jembatan menuju kemitraan yang menerapkan prinsip mutual respect, mutual benefit dan mutual trust demi kesejahteraan masyarakat dan kelestarian Taman Nasional Lore Lindu,” kata Kepala BBTNLL, Jusman dalam keterangan tertulis yang diterima Sulteng Raya, Ahad (25/9/2021).

Kepada Sulteng Raya, Jusman mengatakan, PKS KKM akan memberikan akses kepada masyarakat sekitar kawasan TNLL dalam memanfaatkan hasil hutan non kayu (non timber forest product) pada zona pemanfaatan tradisional.

“Ini dalam rangka mewujudkan harmoni antara kepentingan lingkungan dan kepentingan masyarakat. Karena masyarakat yang bermukim di sekitar kawasanlah yang akan menjadi penerima dampak pertama apabila terjadi kerusakan kawasan TNLL,” tuturnya.

Baca Juga :   KAMPANYE PENGHIJAUAN, KPH Kulawi Bagikan Bibit Pohon di Pasar Dolo

Ia mencontohkan, dalam hal ketersediaan air untuk pengairan/ pertanian dan air bersih yang nantinya akan di kelola sedemikianrupa mengedepankan asas konservasi dan kesejahteraan masyarakat.

“Setelah PKS ini di tanda tangani, akan dilanjutkan dengan kegiatan penyusunan Rencana Pelaksanaan Program (RPP) dan Rencana Kerja Tahunan (RKT) secara bersama dengan masing-masing LPKD (Lembaga Pengelola Konservasi Desa) sesuai dengan potensi desa. Kegiatan ini didukung oleh Hibah Luar Negeri (HLN) FP3,” Jusman menutup. RHT

Komentar

News Feed