oleh

Sidang Gugatan Citizen Lawsuit Masih Berlanjut

SULTENG RAYA – Sidang gugatan Citizen Lawsuit (gugatan warga negara) yang diajukan oleh lima warga Kabupaten Donggala terhadap 25 anggota DPRD Kabupaten Donggala masih berlanjut.

Hal itu disampaikan juru bicara Pengadilan Negeri (PN) Donggala, Andi Aulia Rahman kepada Sulteng Raya, Jumat (24/9/2021).

Andi mengatakan, gugatan tersebut telah didaftarkan secara E-Court pada tanggal 6 Agustus 2021 dengan register nomor 17/Pdt.G/2021/PN Dgl.

“Penggugat adalah lima orang Warga Kabupaten Donggala yaitu Abdullah Yahya Soumena, Muhtar, Arus Sidora, Abdul Halim dan Maslono,” ujarnya.

Sementara kata dia, tergugat adalah 25 anggota DPRD Kabupaten Donggala yakni, Moh Taufik, Bahtiar, Subhi, Syafruddin, Mahyudin, Ruslan, Farida, Burhanudin Yado, Nurjannah, Syafiah, Syaiful Mansyur Lamboka, I Wayan Putra Sandiyasa, Abu Bakar Aljufrie, Nasruddin, Takwin, Abd Rasyid, Taufik Burhan, Syaruddin K, Sudirman, Erlansyah, Burhanuddin, Maspuang, Asgaf, Zulham, Alex dan Kelvin Saputra.

Baca Juga :   Pemda Donggala Evaluasi RPJMD 2019-2023

“Perkara nomor 17/Pdt.G/2021/PN Dgl ini telah dilanjutkan dengan agenda pembacaan gugatan oleh para penggugat yang diwakili oleh Kuasa Hukumnya dalam persidangan pada hari Kamis, tanggal 23 September 2021 Pukul 10.00 Wita di Ruang Sidang Utama Pengadilan Negeri Donggala,” katanya.

Dalam persidangan tersebut kata dia, Kuasa Hukum para penggugat menyampaikan tidak ada perubahan dalam  gugatan yaitu meminta agar DPRD Donggala menghentikan  proses kerja panitia angket.

Selanjutnya, Majelis Hakim memberikan kesempatan kepada Kuasa Hukum para tergugat untuk mengajukan jawaban pada persidangan berikutnya Kamis, 30 September 2021 mendatang.

Pada persidangan tersebut lanjutnya, Kuasa Hukum para penggugat dan Kuasa Hukum para Tergugat telah menyepakati persidangan jawab menjawab (Agenda Jawaban, Replik dan Duplik) dengan metode e-court. Sehingga, berdasarkan aturan Perma No. 1 Tahun 2019 tentang Administrasi Perkara dan Persidangan di Pengadilan Secara Elektronik, maka persidangan selanjutnya dilaksanakan dengan metode upload dokumen pada aplikasi e-court (bukan persidangan langsung atau tatap muka).

Baca Juga :   DKP Donggala Verifikasi KUB Nelayan Penerima Bantuan

Ia menambahkan, majelis hakim yang akan menyidangkan perkara tersebut adalah Lalu Moh. Sandi Iramaya, SH, sebagai Hakim Ketua, Ahmad Gazali, SH dan Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah, S.H, sebagai Hakim Anggota.

“Sesuai dengan amanat Ketua Pengadilan Negeri Donggala, disampaikan kepada seluruh masyarakat pencari keadilan di wilayah Hukum Kabupaten Donggala, bahwa Hakim dan Aparatur Pengadilan Negeri Donggala berkomitmen untuk mengadili setiap perkara secara profesional dan berintegritas, tidak menerima dan meminta imbalan dalam bentuk apapun, serta berkomitmen untuk mewujudkan peradilan yang bersih tanpa KKN,” tegas Andi. ADK

Komentar

News Feed