oleh

Antusias Ikuti Vaksinasi, Percepat Wujudkan Herd Immunity

-Kota Palu-dibaca 115 kali

SULTENG RAYA – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus menggenjotpelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk mencapai Herd Immunity. Seruan Pemprov Sulteng  ini direspon positif oleh sejumlah warga yang terlihat antusias saat mengikuti proses vaksinasi di sejumlah titik di daerah ini.

Misalnya,  saat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 gratis oleh Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu yang bekerjasama dengan Biddokkes Polda Sulteng, Sabtu (11/9/2021) lalu.

Peserta yang hadir dalam vaksinasi itu, terdiri dari berbagai kalangan, baik masyarakat umum, maupun mahasiswa. Peserta yang hadir  melebihi target pelaksana yakni diatas 100 orang.

Terkait motivasi mau divaksin cukup beragam, diantaranya untuk meningkatkan imun tubuh, adapula karena kebutuhan sertifikat vaksin.

Seperti pengakuan, Ummul Kahairah,  ikut vaksinasi karena ingin menjaga imun tubuh. Selain itu, lokasi vaksinasi juga dekat dari kediamannya.

“Saya memilih vaksin di Unismuh Palu karena jaraknya dekat dari rumah saya, terus karena kondisi di tempat saya tidak ada kendaraan dan mumpung ada yang dekat, jadi saya memilih di Unismuh,”ujarnya.

Sementara Zainul, mengaku ikut divaksin agar dapat meningkatkan imun dalam dirinya.

“Tujuan dari pada vaksin ini agar masyarakat memiliki imun yang kuat dalam menghadapi pandemi ,”ujar Zainul.

Begitu juga dengan Hanifah, mengaku ikut vaksinasi karena selain merasa dipermudah karena dilaksanakan di kampusnya Unismuh Palu, juga karena kebutuhan sertifikat.

Baca Juga :   Pekan Depan, BEI Sulteng Sediakan 2.000 Dosis Vaksin Sinovac

“Saya memilih Vaksin di Unismuh Palu karena mudah dicapai dan tidak perlu keluar jauh dari kampus. Berhubung saya mahasiswi Unismuh juga, sangat terbantu sekali jika ada kegiatan vaksinasi di kampus sendiri,”ungkap Hanifah.

Sementara itu, Dewi Novianti mengaku divaksin karena butuh sertifikat vaksin, agar gampang jika ingin pergi kemana-mana, karena saat ini, kata dia, segala sesuatunya butuh sertifikat vaksin.

“Sebenarnya saya takut, pas divaksin takut sama efeknya, tidak tahu bagaimana. Tapi inikan juga untuk terhindar dari covid-19, baru dapat sertifikat juga ,” kata Dewi.

Vaksinasi Mobile

Antusiasme masyarakat juga terlihat saat pelaksanaan vaksinasi mobile di Kabupaten Donggala, tanggal 18 September 2021 lalu. Vaksinasi mobile ini dipusatkan di Desa Siwalempu dan Tonggolobibi Kecamatan Sojol, Kabupaten Donggala.

Kanit Binmas Polsek Sojol, Ipda Saparuddin menjelaskan, dua puskesmas yaitu Puskesmas Tonggolobibi dan Balukang berkejasama untuk melaksanakan vaksinasi mobile di Desa Siwalempu.

“Adapun data hasil vaksinasi yaitu Puskesmas Balukang / Desa Siwalempu, dari pendaftar sebanyak 254 orang, mengikuti vaksin sebanyak 226 orang, vaksin dosis 1 sebanyak 212 orang, vaksin dosis 2 sebanyak 14 orang, tunda vaksin karena Hipertensi sebanyak 28 orang,” sebutnya.

Baca Juga :   DPW Srikandi Pemuda Pancasila Sulteng Gelar Vaksinasi Serentak

Sementara di Puskesmas Tonggolobibi , dari pendaftar vaksin sebanyak 109 orang. Tervaksin sebanyak 90 orang, tunda vaksin karena Hipertensi 19 orang, terdiri dari vaksin dosis 1 sebanyak 85 orang dan Vaksin dosis 2 sebanyak 5 orang.

“Karena banyaknya pendaftar, saya menjemput 50 dosis stok Vaksin Sinovac yang merupakan pinjaman dari Puskesmas Tonggolobibi kepada Puskesmas Balukang,” ucapnya.

Dengan begitu kata dia, total pencapaian vaksinasi pada kegiatan tersebut dari Desa Siwalempu dan Desa Tonggolobibi sebanyak 316 orang.

Gubernur Serukan “AYO DIVAKSIN”

Antusiasme masyarakat mengikuti vaksinasi Covid-19, tidak terlepas dari  seruan Gubernur Sulawesi Tengah, Rusdy Mastura dan Wakil Gubernur Ma’mun Amir yang  mengajak ASN dan seluruh masyarakat sukseskan gerakan “AYO DIVAKSIN”.

Gubernur Rusdy Mastura meminta agar seluruh pejabat dan staf ASN menjadi contoh untuk melakukan vaksinasi pencegahan  Covid-19.

Selain ASN, gubernur juga meminta seluruh lapisan masyarakat agar datang ke gerai vaksin, karena saat ini distribusi vaksin ke Sulawesi Tengah sudah cukup banyak.

Sementara untuk  Bupati/Wali Kota, Gubernur  meminta agar percepatan vaksinasi kepada masyarakat terus dilaksanakan.  Stok yang ada segera dihabiskan, karena  distribusi vaksin ke Kabupaten dan Kota Palu juga terus dilakukan.

Baca Juga :   DP3A SOSIALISASI PERDA PERLINDUNGAN DAN PEMENUHAN HAK ANAK, Ketua TP-PKK Palu: Anak Berhak Hidup, Tumbuh, Berkembang dan Berpartisipasi

“Kita juga minta kiranya seluruh tokoh masyarakat , tokoh agama , insan pers, civitas perguruan tinggi dan tokoh pendidikan, DPRD , TNI dan Polri  untuk mengajak seluruh masyarakat sesuai persyaratan untuk divaksin. Ayo datang ke fasilitas kesehatan, dukung pemerintah untuk meningkatkan kekebalan tubuh masyarakat terhadap Covid -19,”katanya.

Seruan senada diungkap Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Ma’mun Amir yang meminta seluruh pejabat OPD dan ASN untuk ikut divaksin.

“ASN dan pejabat harus jadi Contoh yang baik untuk menerima vaksin,” kata Wagub Ma’mun Amir.

Wagub Ma’mun Amir mengatakan,  sesuai penyampaian Menteri Kesehatan, vaksin merupakan upaya terakhir untuk mengatasi penularan covid.  Vaksin akan memberikan kekebalan tubuh kepada manusia agar bisa melawan covid. Katanya, vaksinasi bukan berarti tidak tertular covid, tetapi vaksin dapat memberikan keringanan dampak yang disebabkan virus Covid-19.

“Kalau bergejala berat menjadi ringan dan bergejala ringan dapat menjadi tidak bergejala, itulah fungsi Vaksin,”katanya.

Wakil Gubernur mengharapkan, dengan distribusi Vaksin yang sudah banyak ke daerah, akan meningkatkan sebaran vaksin kepada masyarakat.

“Kalau saat ini, sebaran vaksin Sulawesi Tengah sudah mencapai 19 ,1 persen, sehingga kedepan peningkatan persentasi sebaran vaksin kepada masyarakat sudah lebih tinggi ,” jelasnya. *WAN

Komentar

News Feed