oleh

Bupati Donggala Panen Padi di Desa Bambarimi

SULTENG RAYA – Bupati Donggala, Drs Kasman Lassa melakukan panen padi sawah secara simbolis seluas 74 Hektar di Desa Bambarimi, sekaligus meresmikan kantor desa setempat, Selasa (21/9/2021).

Panen padi sawah tersebut bertempat di Disun III Salunei, Desa Bambarimi, Kecamatan Banawa Selatan. Pada kesempatan itu Bupati didampigi Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Donggala, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Donggala, Camat Banawa Selatan, Danramil Banawa Selatan dan Kapolsek Banawa Selatan serta Kepala UPTD Balai Pengembangan  Perbenihan (BPP) Tanah Mea.

Usai melakukan panen raya, Bupati Kasman Lassa melaksanakan dialog dengan masyarakat Kecamatan Banawa Selatan, tentang program pembangunan Pemerintah Kabupaten Donggala Tahun Anggaran 2022.

Pada saat dialog tersebut, diberikan kesempatan kepada perwakilan desa untuk menyampaikan kondisi yang terjadi didesanya dan juga harapan masyarakat, untuk program pembangunan Pemda Donggala Tahun Anggaran 2022 di Kecamatan Banawa Selatan.

Kepala Desa Bambarimi, Suardi L dalam dialog  tersebut menyampaikan kondisi yang dialami oleh petani padi sawah yang sekarang sangat membutuhkan irigasi, karena sekarang airnya masih menggunakan sistem manual.

Baca Juga :   Masyarakat Walandano Antusias Ikuti Vaksinasi Akabri 1999 Peduli

Untuk itu, ia meminta kepada dinas terkait agar membangun irigasi, sehingga kedepannya, harapan masyarakat ketika dibangunnya irigasi, Desa Bambarimi dapat menjadi lumbung beras di Kecamatan Banawa Selatan.

Ia menambahkan, sebelumnya telah melakukan pertemuan dengan pelaku usaha seperti kios, warung makan dan gorengan, yang mana mereka membutuhkan bantuan  berupa modal untuk pengembangan usaha.

Sementara, salah seorang warga Desa Salungkaenu, Suardin berharap, ke depan dari masyarakat agar infrustruktur jalan yang ada di Desa Salungkaenu, Lumbumamara, Bambarimi dan sekitarnya dapat diperbaiki seperti jalan yang ada di Desa Lumbutarombo.

Selain itu kata dia, masyarakat juga berharap agar Dinas Pertanian dapat memberikan perhatian yang serius dan pengembangan  serta peningkatan ekonomi kerakyatan melalaui bercocok tanam, sehingga harapannya petani yang ada lebih maju lagi.

Sementara, tokoh masyarakat Desa Lumbumamara, Malik Lomo menyampaikan ucapan terima kasih kepada Camat Banawa Selatan yang sudah memberikan kontribusi.

Baca Juga :   Masyarakat Walandano Antusias Ikuti Vaksinasi Akabri 1999 Peduli

“Semoga hal tersebut menjadi satu kekuatan bagi masyarakat untuk mendorong pembangunan yang ada di Kecamatan Banawa Selatan,” harapnya.

Diketahui, Kecamatan Banawa Selatan akan dimekarkan menjadi kecamatan baru dan kemudian sudah dilakukan pembentukan tim dan sudah mendapatkan dukungan penuh dari beberapa Kepala Desa yang ada.

Terkait  dengan kondisi yang ada di Kecamatan Banawa Selatan, yang telah disampaikan oleh beberapa tokoh masyarakat  Bupati Donggala mengaku, untuk sekarang telah dilakukan perbaikan jalan sesuai dengan apa yang telah dibicarakan pada pertemuan sebelumnya.

“Insya Allah jalan tersebut akan selesai pada November yang dimulai dari Lumbutarombo kemudian masuk ke wilayah Bambarimi, tahun ini Salumpaku sudah mulai dikerjakan, termasuk yang diminta oleh petani sawah yaitu irigasi, nanti tahun 2022 sudah masuk semua untuk perbaikan infrastruktur jalan yang ada di wilayah Kecamatan Banawa Selatan,” jelasnya.

Bupati menambahkan, terkait dengan pemekaran Bupati menyampaikan akan menyelesaikan semua perbaikan infrastruktur  bersamaan dengan pemekaran, sehingga tahun 2022 kecamatan tersebut sudah dapat diresmikan, karena kalau terlalu luas maka kecamatan akan lama perkembangannya.

Baca Juga :   Masyarakat Walandano Antusias Ikuti Vaksinasi Akabri 1999 Peduli

Berkaitan dengan pelaku usaha, Bupati juga meminta kepada dinas terkait agar turun langsung meninjau desa yang dimaksud sekaligus mendata para pelaku usaha termasuk pengembangan pasar yang ada di Kecamatan Banawa Selatan.

Menanggapi terkait dengan kondisi lahan perkebunan yang ada di Kecamatan Banawa Selatan, Plt. Kadis Pertanian Drs. Najamuddin Laganing menyampaikan, bukan hanya lahan persawahan yang menjadi prioritas dari pemerintah, namun lahan perkebunan juga.

Untuk itu, Najamuddin meminta kepada masyarakat yang mempunyai lahan perkebunan, agar mendaftar di Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) yang disusun oleh kelompok tani, sehingga nantinya akan mendapatkan pupuk.

Tampak hadir juga dalam serangkaian kegiatan tersebut, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Donggala, Camat, Kepala Bidang Bina Marga dan Kepala Bagian Hukum serta Kepala Desa yang ada di wilayah Kecamatan Banawa Selatan. ADK

Komentar

News Feed