oleh

Siap-siap! Belajar Tatap Muka Terbatas Dimulai Pekan Depan

-Kota Palu-dibaca 62 kali

SULTENG RAYA – Siap-siap, pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas bagi sekolah di Kota Palu mulai dilaksanakan pada Senin (27/9/2021) pekan depan.

Langkah tersebut ditempuh setelah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Palu turun ke level 3, sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 44 Tahun 2021 tentang PPKM Level 4, Level 3, Level 2, Level 1 serta Mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19.

Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, menjelaskan, meski PTM terbatas, namun kebijakan tersebut merupakan wujud kepedulian Pemerintah terhadap kegiatan pendidikan. Meski begitu, demi mencegah adanya peningkatan kasus Covid-19, ia berharap agar protokol kesehatan (prokes) pencegahan penyebaran Covid-19, khususnya 5M (memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas) harus diperketat.

Baca Juga :   Tahun Depan, Seluruh Pegawai Non ASN di Parmout Terlindungi BPJamsostek

Dalam rangka menyambut PTM terbatas tesebut, satuan pendidikan diminta segera melakukan simulasi persiapan masuk sekolah.

“Satuan pendidikan mulai dari SD (sekolah dasar) hingga SMP (sekolah menengah pertama) sudah boleh melaksanakan PTM terbatas dengan kapasitas maksimal 50 persen di dalam ruangan. Sementara, PAUD (pendidikan anak usia dini) hanya dibolehkan 33 persen saja,” jelas Wali Kota Hadianto, Selasa (21/9/2021).

Ia menjelaskan, PTM terbatas dilaksanakan secara berjenjang. PTM terbatas tesebut diprioritaskan untuk sekolah telah selesai melaksanakan vaksinasi terhadap tenaga pendidik dan perangkat lainnya.

“Selain membatasi jumlah peserta didik dalam ruangan, meja antara peserta didik diatur jaraknya minimal 1,5 meter,” katanya.

Pelaksanaan kebijakan tersebut akan dievaluasi kembali setelah sepekan dilaksanakan. Jika kegiatan belajar mengajar berjalan lancar, kemungkinan kegiatan PTM akan dimaksimalkan.

Baca Juga :   PENUHI PERMINTAAN MASYARAKAT, Pemkot Sanggupi Bangun Lapangan Sepak Bola di Kabonena

“Kita lihat dulu setelah sepekan dilaksanakan. Kalau lancar, tidak menutup kemungkinan kegiatan pendidikan sekolah dimaksimalkan lagi,” katanya. HGA

Komentar

News Feed