oleh

Waket Komisi 1: Polri Juga Harus Tuntaskan Kasus Qidam

-Kota Palu-dibaca 68 kali

SULTENG RAYA – Wakil Ketua (Waket) Komisi I DPRD provinsi Sulawesi Tengah, Hj Wiwik Jumatul Rofi’ah, S.Ag, MH memberikan apresiasi upaya penegakkan hukum yang dilakukan oleh Satgas Madago Raya, dengan tertembaknya Pimpinan DPO Poso Ali Ahmad alias Ali Kalora.

Namun, di sisi lain, Politisi PKS yang akrab disapa Bunda Wiwik ini, meminta agar Polri selaku institusi penegakkan hukum, tidak melupakan kasus-kasus dugaan pelanggaran hukum lainnya di Poso.

“Seperti misalnya kasus mendiang Qidam Alfarizki Mowance, yang sampai sekarang masih kabur dan belum ada titik terangnya. Ini mestinya juga menjadi atensi Pak Rudi, selaku Kapolda baru di Sulawesi Tengah,”kata Bunda Wiwik dalam rilis resmi Fraksi PKS, Senin (20/9/2021).

Baca Juga :   BWA Cabang Palu Distribusi 50 Ribu Example Alquran

Tertembaknya Ali Ahmad, menurut Bunda Wiwik, diharapkan mampu meredam upaya-upaya perlawanan oleh kelompok MIT, sehingga ke depannya tidak ada lagi teror kepada warga sipil. Polisi dan seluruh elemen yang terlibat Satgas Madago Raya, juga diharapkan dapat menyelesaikan kegiatan operasinya bersenjatanya dan menormalkan kembali kondisi di sepanjang kawasan yang dicurigai, sebagai tempat persembunyian anggota MIT.

“Saya mendapat informasi, banyak petani yang mengeluh karena tidak bisa berkebun. Mereka khawatir tertembak atau jadi sasaran, atau dilarang naik kebun oleh aparat, karena dikhawatirkan bisa jadi sasaran terror,”kata ketua Fraksi PKS DPRD Sulteng ini. *WAN

Komentar

News Feed