oleh

DKIPS Sulteng, Diseminasi Informasi Covid-19 Melalui Kerja Sama Ormas

-Kota Palu-dibaca 141 kali

SULTENG RAYA – Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (KIPS) Provinsi Sulawesi Tengah berupaya mewujudkan kemudahaan akses dan pengelolaan informasi publik terkait data dan informasi penanganan Covid-19 di Sulteng.

Kabid Informasi dan Komunikasi Publik  (IKP) Dinas KIPS Sulteng, Hasim mengatakan informasi publik yang dikelola berupa data statistik Covid-19, seperti  jumlah pasien terkonfirmasi positif, jumlah pasien sembuh, jumlah pasien meninggal,  ketersediaan ruangan di rumah sakit, ketersediaan tabung oksigen serta sejumlah data lainnya.

Dinas KIPS juga mengelola diseminasi informasi yang berkaitan dengan kebijakan pemerintah daerah serta kegiatan yang dilaksanakan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur atau pejabat lain dalam hal penanganan Covid-19.

Menurut Hasim, diseminasi informasi Covid-19 dilakukan melalui kerjasama dengan sejumlah organisasi masyarakat (Ormas). Kerja sama itu diantaranya dengan Radio Amatir Penduduk Indonesia (RAPI) daerah, Lembaga To Kaili Bangkit (LTKB) dan Kelompok Disabilitas. Saat melakukan diseminasi informasi Covid-19 kepada kelompok disabilitas,  bekerja sama  dengan  Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Sulteng.

Baca Juga :   Dua Siswa MAN IC Palu Ikut Seleksi Beasiswa ‘Indonesi Maju’

Hasim mengatakan, Dinas KIPS masuk dalam Satgas Penanganan Covid-19 provinsi Sulawesi Tengah sebagai Wakil Koordinator Bidang Data dan Informasi. Diskominfo menginput data di website coronasulteng.co.id sertamemperbarui data statistik Covid-19.

“Kita juga melakukan fungsi-fungsi diseminasi informasi ke masyarakat melalui media cetak, koran dan paling banyak di media sosial. Karena, Dinas KIPS punya website resmi serta melalui fanpage atau facebook berbayar melalui akun pemerintah provinsi Sulawesi Tengah,” kata Hasim, Senin (20/9/2021).

Hasim mengatakan, karena Dinas KIPS berhubungan dengan layanan data dan informasi soal data Covid-19, tentunya harus mempersiapkan media desiminasi, website, facebook, dan Informasi, karena sumber data semua bermuara di Dinas Kesehatan.

Baca Juga :   49 Pasutri di Palu Ikut Sidang Isbat Nikah

“Jadi kami tidak memproduksi informasi itu, kami hanya mengolah data mentah, atau data primer yang sudah disiapkan Dinas Kesehatan, kemudian Dinas kesehatan menyampaikan ke Dinas KIPS .” Kata Hasim. MG7

Komentar

News Feed