oleh

Wartawan Parmout Serahkan Petisi Terkait Somasi Oknum Pejabat

SULTENG RAYA – Puluhan wartawan di Kabupaten Parigi Moutong (Parmout) menyerahkan petisi kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Parmout, Zulfinasran, SSTP, MAP di ruang kerjanya, Senin (20/9/2021).  Petisi yang berisi pernyataan sikap tersebut terkait somasi yang dilayangkan salah seorang oknum pejabat di lingkup Pemda Parmout kepada salah seorang wartawan di Parigi.

Sedikitnya 25 wartawan yang berkarir di Parmout menandatangani petisi itu.

Isi petisi itu sebagai bentuk protes para wartawan terhadap tindakan yang ditunjukkan oknum pejabat dengan melakukan somasi terhadap produk jurnalistik berupa artikel pemberitaan.

Hal itu menunjukkan ketidaksiapannya terhadap fungsi kontrol atas tugas, kewenangan dan kewajiban dari seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pejabat negara.

Baca Juga :   Pria Asal Gorontalo Curi Kotak Amal Masjid di Parmout

“Terlebih dilakukan kepada wartawan yang menjalankan tugasnya berdasarkan Undang-Undang yang berlaku,” kata Bambang selaku perwakilan para wartawan mengutip isi petisi.

Bambang menjelaskan, kebebasan Pers di Indonesia lahir setelah orde baru tumbang pada tahun 1998 dan munculnya pasal 28 F UUD 1945,  amandemen kedua, yang menyebutkan, setiap orang berhak berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi dengan mengungkapkan segala jenis saluran yang tersedia.

“Kebebasan Pers ini kemudian ditegaskan lagi melalui Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers,” jelas Bambang.

Lanjut Bambang, sesama profesi dari berbagai perusahaan Pers terpanggil dan bersimpati atas persoalan yang dihadapi salah seorang wartawan yang disomasi oknum pejabat di salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Parmout tersebut.

Baca Juga :   P2TPA Parmout Siapkan Rumah Aman Bagi Korban Asusila

“Terkait hal itu kami meminta Bupati Parigi Moutong bertindak dan memberikan keadilan kepada teman kami,”tegasnya.

Sementara itu Sekda Parmout, Zulfinasran yang menerima petisi berjanji akan secepatnya menyampaikan petisi tersebut kepada bupati.

“Karena petisi ini ditujukkan kepada Bupati, maka saya tidak berkompoten untuk menanggapinya.  Saya akan sampaikan secepatnya petisi ini kepada bupati dan wakil bupati,” ungkap Zulfinasran.

Selain ditujukkan kepada Bupati, petisi itu juga ditembuskan kepada DPRD, Kapolres dan Kejari Parmout. AJI.

Komentar

News Feed