oleh

Mahasiswi Unismuh Palu Keluhkan Kuliah Online

-Pendidikan-dibaca 367 kali

SULTENG RAYA-Di tengah pandemi Covid-19 yang melanda dunia di awal tahun 2020 termasuk di Indonesia, membawa siklus perubahan yang turut menggeser model pembelajaran, baik dari aspek metode, pendekatan, teknik dan strategi.

Kondisi tersebut menuntut pendekatan berbasis teknologi dengan pemanfaatan berbagai platform media belajar yang bisa diakses di playstore maupun vendor-vendor aplikasi ternama seperti whatsaap, Facebook, dan semacamnya yang disebut Pembelajaran Daring.

Namun di tengah pergeseran model pembelajaran tersebut, membawa sejumlah dampak yang dialami oleh mahasiswa, diantaranya kejenuhan dana akses jaringan. Hal tersebut diutarakan oleh salah seorang Mahasiswi Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu, Nur Asia, berasal dariDesa Bajugan, Kecamatan Galang, Kabupaten Tolitoli.

Baca Juga :   STPL Palu Dapat Kunjungan Perdana dari Sakinah Aljufri

Katanya, pada awalnya masih antusias mengikuti perkuliahan atau pembelajaran daring,namun lama-kelamaan mulai terasa belajar daring  tidak efektif,  apalagi yang berdomisili di pedesaan seperti dirinya, pasti ada saja penghalang,baik itu jaringan maupun faktor lain sehingga mempengaruhi kehadiran dalam belajar.

Belum lagi harus sering membeli paket data, mahasiswa juga kadang kala kurang fokus dalam memahami teori yang di berikan oleh dosen, akibatnya banyak mata kuliah yang terbengkalai.“Awalnya saja antusias, tapi lama-kelamahan mulai terasa belajar daring  tidak efektif, apalagi kita yang tinggal di desa,”ujar Nur Asia. Kamis (16/9/2021).

Berbeda katanya jika PerkuliahanTatap Muka (PTM) mahasiswa hanya bisa fokus kepada dosen tanpa kendala apapun, baik itu jaringan atau hal lainnya sehingga belajarnya bisa lebih baik dan juga semangat karena ada teman-temannya.“Saya lebih suka PTM daripada online,karena kalau PTM bisa lebih fokus kuliah,”ujarnya lagi

Baca Juga :   Hari ini Unismuh Palu Tarik Mahasiswa Peserta PPL

Namun disisi lain katanya, pembelanjaran online ini juga memiliki kelebihan dan kekurangan.Diantaranya dapat mengurangi biaya transportasi, kemudian mahasiswa bebas mengikuti perkuliahan dimana saja tanpa dibatasi tempat dan ruang.MG6

Komentar

News Feed