oleh

Pegadaian Sebut Tingkat Tebus Emas Menurun

-Ekonomi-dibaca 64 kali

SULTENG RAYA – PT Pegadaian Cabang Talise menyebutkan, selama pandemic Covid-19, banyak masyarakat membiarkan emas hasil gadai terlelang. Artinya, upaya tebus masyarakat berkurang.

“Banyak nasabah yang menggadai barang, akan tetapi tidak ditebus kembali dan membiarkan barangnya terlelang,” ungkap Pimpinan Cabang PT Pegadaian Cabang Talise, Nurmubin Husin kepada Sulteng Raya, Jumat (17/9/2021).

Namun, Nurmubin Husin bersyukur, di tengah kondisi ekonomi sulit akibat pandemi Covid-19, Pegadaian masih hadir membantu kesulitan masyarakat.

“Nasabah tetap loyal kepada Pegadaian, terus-menerus memanfaatkan produk dan layanan Pegadaian sebagai solusi keuangan di masa pandemi, ” katanya.

Dikatakannya, jumlah nasabah dilayani saat ini mengalami peningkatan sebesar 2,85 persen. Dari 18.700 orang menjadi 19.400 orang. Sedangkan untuk laba, secara kesuluruhan tercapai di angka 67 persen.

Baca Juga :   CMSE 2021 Ditutup, BEI Bukukan Tiga Juta Lebih Investor Saham

Nurmubin mengatakan, selama pandemi, Pegadaian telah meluncurkan berbagai  produk dan layanan yang membantu masyarakat, dalam meningkatkan ketahanan ekonomi dimasa pandemi.

“Program yang dilakukan antara lain gadai peduli dengan bunga nol persen, gadai harian dengan tarif 0,09 persen, emasku, dan gadai merdeka,” tuturnya. MG1/RHT

Komentar

News Feed