oleh

Rektor Dorong Kreatifitas dan Inovasi Mahasiswa

-Pendidikan-dibaca 137 kali

SULTENG RAYA- Rektor Universitas Muhammadiyah Palu, Dr.H. Rajindra, SE., MM terus mendorong mahasiswa di kampus yang dipimpinnya itu untuk membangun kreatifitas dan inovasi untuk melahirkan lulusan yang berkualitas, sejalan dengan konsep Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Dimana Ilmu pengetahuan dan kompetensi terus berubah dengan sangat cepat, seperti selama pandemi ini, kebijakan yang dilakukanpun harus siap dengan perubahan setiap saat. Dinamika dibutuhkan untuk bisa fleksibel dan kreatif dalam menghadapi perubahan.

Karena itu, kreativitas yang merupakan bagian tak terpisahkan dari pemikiran sivitas akademika kampus terutama mahasiswa, dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif. Kreatif dalam menemukan ide baru dan inovatif dalam mencari cara-cara baru untuk mensiasati permasalahan yang ada.

Baca Juga :   Hari ini Unismuh Palu Tarik Mahasiswa Peserta PPL

Hal tersebut kata rektor dapat dituangkan dalam bentuk penelitian, mahasiswa harus berani keluar untuk melakukan penelitian yang sifatnya inovatif. Apalagi saat ini banyak peluang untuk mendapatkan biaya penelitian yang dikeluarkan oleh pemerintah melalui Dirjen Pendidikan Tinggi.

Untuk itu kata rektor, mahasiswa harus bisa mengambil inisiatif mencari informasi, salah satunya bertanya ke Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat (LP2M) Unismuh Palu. Karena dengan terbiasa turun melakukan penelitian yang inovatif dan berkualitas, akan sangat membantu nantinya menghasilkan tugas akhir yang berkualitas.

Tidak hanya itu, jika memiliki jiwa kreatif dan inovatif dalam menghasilkan hal-hal yang baru, itu sangat membantu nantinya jika dirinya sudah keluar dari kampus sebagai alumni. “Dunia ini sangat cepat perubahannya, sehingga membutuhkan kreatifitas dan inovasi dalam menghadapinya, jika kita hanya biasa-biasa saja dalam menghadapinya, maka kita pun hanya akan menjadi orang yang biasa-biasa saja di masyarakat,”ujar rektor. Kamis (16/9/2021).

Baca Juga :   STPL Palu Dapat Kunjungan Perdana dari Sakinah Aljufri

Sebagai rektor katanya, tentu tidak menginginkan mahasiswanya kelak menjadi alumni yang biasa-biasa saja di masyarakat, hanya menjadi penonton bahkan hanya menjadi beban bagi masyarakat dan pemerintah, karena hanya menjadi pengangguran.

Oleh karena itu, selama ini dirinya mengaku selalu menekankan kepada mahasiswa untuk membangun jiwa kreatif dan inovatif, tidak hanya menjalankan rutinitas yang ada, namun selalu mengasah diri untuk menghadapi tantangan zaman yang semakin membutuhkan kreatifitas dan inovasi.

Namun katanya, sekalipun dirinya selaku rektor sudah menekankan hal seperti itu, tetap juga kembali kepada diri mahasiswa masing-masing, apakah ingin hidup hanya sekadar rutinitas atau mengasah diri membangun kreatifitas dan inovasi. “Jalan sudah dibuka, tinggal memilih apakah mau atau tidak, karena pada akhirnya hidup ini adalah pilihan, kembali ke diri masing-masing,”ujar rektor. ENG

Komentar

News Feed