oleh

Rektor Minta Wakil Ketua MPR Bantu Kawal Rekonstruksi Infrastruktur di Untad

-Pendidikan-dibaca 123 kali

SULTENG RAYA- Rektor Universitas Tadulako (Untad) Prof. Dr. Ir. Mahfudz, MP, memanfaatkan kehadiran Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia (RI), Prof. Dr. Ir. Fadel Muhammad di Untad, meminta agar ikut serta mengawal proses rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur di kampus itu, pascabencana 28 September 2018.

Mengingat pascabencana 28 September 2018 silam, sejumlah infrastruktur berupa bangunan perkantoran dan perkuliahan di kampus ini mengalami kerusakan berat, sedang, dan ringan. Namun menjelang tiga tahun pascabencana baru sebagain kecil yang mendapatkan rehabilitasi.

Alasan yang sering diterima rektor dari Kementerian PUPR yang menjadi liding sektor rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur di kampus itu, saat ini masih proses pelelangan. Olehnya rektor meminta kepada Fadel Muhammad agar ikut membantu menyampaikan kepada Kementerian PUPR agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur di Untad disegerakan, mengingat kondisi saat ini sangat mengganggu proses akademik di dalam kampus.

Baca Juga :   3 Tim Robotech Tadulako Lolos KRI 2021 Tingkat Nasional

Terlebih dalam waktu dekat, proses Perkuliahan Tatap Muka (PTM) di dalam kampus akan segera kembali diterapkan pasca penurunan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dari Level IV ke Level III atau bahkan ke Level II.

Jika itu sudah turun, dipastikan kata rektor PTM akan diterapkan kembali di dalam kampus, sementara ruang perkuliahan masih sangat terbatas. “Beruntung selama ini kita masih menggunakan perkuliahan Online, sehingga mahasiswa tidak mencari ruangan, sementara ini sudah mau berakhir perkuliahan online, anak-anak kita pasti butuh ruangan,”ujar rektor, Rabu (15/9/2021).

Mendengar hal itu, Fadel Muhammad memastikan akan ikut membantu Untad untuk mengkomunikasikan dan mendorong hal tersebut ke Kementerian PUPR, bahkan juga ke Kementerian BPN/Bappenas, serta ke Presiden RI.

Baca Juga :   MENDIKBUD TUGASKAN 265 DOSEN JADI DUTA KAMPUS MERDEKA, Saatnya Akselerasi Kampus Merdeka dari Dosen untuk Dosen

Terlebih pascabencana 28 September 2018 silam itu, Untad memang telah dijanjikan akan mendapatkan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur, namun hingga hari ini janji tersebut masih banyak yang belum terealisasi.

“Tolong siapkan berkasnya, akan saya komunikasikan dan mendorong hal itu ke Menteri PPN/Kepala Bappenas Bapak Suharso Monoarfa, ke Menteri PUPR, bahkan ke Bapak Presiden juga, kan memang perna dijanjikan tapi karena mungkin pandemi sehingga terunda,”janji Fadel Muhammad.

Sebelumnya, kehadiran Fadel Muhammad di kampus ini sendiri adalah dalam rangka menyerap, menghimpun, menampung dan menindaklanjuti serta mendukung pembentukan Badan Percepatan Pembangunan Kawasan Timur Indonesia (BP2KTI), dari aspirasi sivitas akademika Untad. ENG

Komentar

News Feed