oleh

SMP Negeri 14 Palu Akan Laksanakan PTM Terbatas

-Pendidikan-dibaca 76 kali

SULTENG RAYA – Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 14 Palu, Harlina, menyatakan  akan melaksanakan Pertemuan Tatap Muka (PTM) dengan cara terbatas.

Katanya, kini sekolah yang dipimpinnya itu siap 90 persen menerapkan kembali PTM.Namun dengan syarat tidak mengharuskan menghadirkan semua peserta didik agar tidak mengundang kerumunan.“Jadi, siswanya nanti akan kita bagi dua. Sekarang kan satu kelas siswanya 32 orang, nanti kalau sudah diperbolehkan pembelajaran tatap muka, sekitar 16 orang saja,”katanya, Kamis (16/9/21).

Rencananya, Harlina akan menerapkan sistem ganjil genap. Peserta didik yang hadir disesuaikan dengan urutan absen di kelas.Bagi yang urutan absennya ganjil belajar di sekolah selama satu minggu, sementara yang genap cukup belajar di rumah.Minggu berikutnya akan digilir,  bagi yang ganjil akan belajar di rumah, sedang yang genapakan yang belajar di sekolah.

Baca Juga :   Wali Kota Palu Resmikan Musala di SMPN 4 Palu

Ia menambahkan, akan ada aturan jam saat datang ke sekolah. “Jadwal datang ke sekolah pun akan kami jeda. Misalnya, yang kelas 9datang pukul 07:00 WITA sudah ada di sekolah. Mungkin akan kita jeda sekitar setengah jam, kelas yang lain lagi datang. Semua ini kami lakukan supaya anak-anak masih bisa menjaga jarak satu sama lain,” tururnya.

Harlina juga mengatakan bahwa sudah mengkomunikasikan hal tersebut kepada seluruh orang tua peserta didik.“Ada surat penyataan yang kita sudah bagi ke orang tua peserta didik terkait perizinan. Banyak yang sudah setuju dan mengizinkan anaknya untuk kembali belajar tatap muka di sekolah. Ada juga orang tua siswa yang masih belum menyetujui. Jadi mereka tetap kita arahkan untuk mengikuti pembejaran online,” jelasnya.

Baca Juga :   Kabid Pantau Langsung Pelaksanaan PTMT Hari Pertama

Ia juga menjelaskan, mereka telah menyiapkan fasilitas penunjang Protokol Kesehatan di SMP Negeri 14 Palu. “Dari dulu kami sudah menyiapkan sarananya. Seperti tempat cuci tangan, Hand SanitizerI, kelas sudah kita tata sesaui Prokes, dan kita juga sudah melakukan penyemprotan disenfektan disetiap ruangan yang ada di SMP Negeri 14 Palu,” ungkapnya.

Terkait vaksinasi guru dan staf yang ada di SMP Negeri 14 Palu, tersisa satu orang guru lagi yang belum melakukan vaksinasi. “Semua sudah vaksin,kecuali ada satu orang guru yang belum melaksanakan vaksinasi, karena masih menjalani pengobatan karena sebuah penyakit yang ia derita,” sebutnya.

Saat ini, Harlina selaku pimpinan di SMP Negeri 14 Palu, belum memiliki data terkait jumlah siswa yang telah melakukan vaksin maupun yang belum malakukan vaksin.

Baca Juga :   Mendikbud ungkap Pentingnya Teknologi di Dunia Pendidikan

“Kemarin memang sudah ada dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu menanyakan pendataan untuk siswa yang sudah divaksin. Tapi, sejauh ini belum ada data yang kami terima dari orang tua siswa, bahwa anaknya sudah di vaksin atau belum. Karena, mungkin dari orang tua siswa sendiri sudah ada yang memvaksin anaknya di tempat lain. Kan sesuai program pemerintah, untuk anak-anak di atas 10 tahun sudah diharuskan vaksin.Nah, sekarang kami tinggal menunggu jadwal kapan pelaksanaan vaksinasi di SMP Negeri 14 Palu. Jadi, untuk pihak sekolah sendiri sangat menganjurkan anak-anak untuk bisa di vaksin semuanya,” ujarnya. MG2

Komentar

News Feed