oleh

500 Calon Tenaga Kerja Magang Mulai Dilatih Bahasa Jepang

-Kota Palu-dibaca 127 kali

SULTENG RAYA – Sebanyak 500 orang pencari kerja di Kota Palu mulai dilatih budaya dan bahasa Jepang sebelum diberangkatkan ke Negeri Sakura untuk magang.

Hal itu ditandai dengan peluncuran program Pelatihan Bahasa dan Budaya Jepang Berbasis Aplikasi secara virtual oleh Menteri Ketenagakerjaan RI, Ida Fauziyah, Kamis (16/9/2021).

Hadir pada kesempatan itu, Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, Wakil Wali Kota Palu, dr Reny A Lamadjido, secara virtual dari ruang rapat Bantaya Kantor Wali Kota Palu serta Gubernur Sulawesi Tengah, Rusdy Mastura secara virtual dari ruang kerjanya.

Wali Kota Hadianto, menyampaikan, kegiatan itu dilaksanakan dalam rangka penyiapan sumber daya manusia (SDM) unggul untuk mengisi peluang kerja ke Jepang melalui peningkatan kapasitas bahasa dan budaya.

Baca Juga :   DORONG CAPAIAN HERD COMMUNITY, PTM. Alitopan Club-TNI Angkatan Laut Vaksin Masyarakat

“Rangkaian ini adalah hal yang sangat vital karena berkaitan dengan bahasa dan budaya Negeri Sakura yakni Jepang,” ujarnya.

Ia menyampaikan terima kasih kepada pihak ISO Jepang sebagai Pusat Standardisasi Pelatihan Bahasa Jepang yang tetap mencarikan solusi mempersiapkan tenaga kerja akan dikirim ke Jepang meskipun di tengah Pandemi Covid-19.

Tak lupa, Wali Kota Hadianto juga menyampaikan terima kasih atas dukungan dan perhatian diberikan Menteri Ketenagakerjaan RI, Ida Fauziyah dalam pelaksanaan kegiatan pelatihan bahasa dan budaya Jepang dilaksanakan kali ini.

“Semoga dapat berjalan dengan sebaik-baiknya dan InsyaAllah dapat menghasilkan tenaga-tenaga kerja yang betul-betul siap untuk ditempatkan di negeri Jepang. Semoga Allah senantiasa menguatkan keistiqomahan kita dalam pengembangan dan kemajuan kota kita bersama,” imbuhnya.

Baca Juga :   Penularan Covid-19 Menurun, Gubernur Sulteng Ingatkan Tetap Patuhi Prokes

Sebelumnya diberitakan, pelatihan bahas Jepang bagi calon tenaga kerja magang ke Jepang mulai dilaksanakan pada Kamis (16/9/2021) hingga dua bulan mendatang.

Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja Kota Palu, Setyo Susanto, mengatakan, pendaftaran calon tenaga kerja masuk dalam program specified skilled workers (SSW) ke Jepang ditutup pada Selasa (14/9/2021). Tercatat 500 orang mendaftar dan siap mengikuti pelatihan bahasa asing.

“Rencananya Pemerintah Kota (Pemkot) Palu akan me-launching peresmian pelatihan bahasa Jepang tanggal 16 September 2021,” ujar Setyo kepada Sulteng Raya, Selasa (14/9/2021).

Setyo menjelaskan, nantinya pelatihan bahasa Jepang dilakukan secara online selama dua bulan lebih melalui aplikasi, mengingat saat ini masih dalam pandemi Covid-19. Secara teknis kata dia, terdapat enam tahapan pembelajaran.

Baca Juga :   Pansus IV Konsultasi Tatib dan Kode Etik di DPRD DKI Jakarta

Setiap tahapan, para calon tenaga kerja diberikan target sepekan untuk bisa menyelesaikannya. Tahap pertama yakni pembelajaran kosakata bahasa Jepang khususnya kosakata untuk percakapan di lingkungan tempat kerja.

Setyo menyampaikan, nantinya juga akan ada program pemantapan etika dan budaya seperti cara menyapa yang benar berikut cara memberi hormat dalam tradisi jepang. Setelah semua tahapan pembelajaran selesai akan dilakukan tes bahasa dan tes langsung yang diberikan pihak asosiasi jepang. Setelah itu akan masuk pada pelatihan keterampilan sesuai bidang masing-masing.

“Peserta dinyatakan lulus bahasa asing akan diberikan sertifikat atau lisensi sebagai sebuah pengakuan dan lisensi tersebut menjadi salah satu syaratnya. Rencananya pemberangkatan ke jepang pada bulan Februari 2022 mendatang,” tutupnya. NDY

Komentar

News Feed