oleh

Prodi Agroteknologi Faperta Untad Kejar Akreditasi A

-Kota Palu-dibaca 58 kali

SULTENG RAYA-Program Studi  (Prodi) Agroteknologi Fakultas Pertanian (Faperta), Universitas Tadulako (Untad) kembali mempersiapkan diri untuk mendapatkan Akreditasi A.

Menyikapi itu, hari Sabtu (11/9/21) Prodi Agroteknologi Faperta melaksanakan lokakarya pemahaman ISO 9001:2015, yang menghadirkan narasumber Septi Yunus selaku konsultan ISO.

Koordinator Program Kompetisi Kampus Merdeka (PP-KM) Prodi Agroteknologi Faperta Untad, Dr Irwan Lakani mengatakan, saat ini Prodi Agroteknologi Faperta Untad, berakreditasi B (BAN-PT). Saat ini mereka mempersiapkan untuk diakreditasi kembali di tahun 2022. Sedangkan rencana akreditasi internasional renstra Fakultas Pertanian diadakan di tahun 2024.

“Di tahun 2021 dan 2022 dengan bantuan technical assistants melakukan kerjasama untuk menyiapkan hal-hal terkait akreditasi internasional dan mengajukan pada tahun 2023. Melalui PK-KM lebih cepat dari yang terencana dari Renstra. Selain akreditasi internasional program studi, saat yang bersamaan juga akan dilaksanakan persiapan efektivitas menajemen kualitas. Manejemen kualitas yang dimaksudkan adalah ISO 9001:2015,” jelasnya kepada voxnusantara.com via WhatsApp, Sabtu (11/9/21). 

Baca Juga :   PKBM Kanamapande Akan Gelar Pameran Kreativitas

Lebih lanjut, Dr Irwan menjelaskan, evaluasi pelaksanaan atas manajemen, konsep, pelaksanaan dan outcomes dari pembelajaran harus mendapatkan penilaian pihak ketiga, untuk peningkatan berkelanjutan. Oleh karena itu, kata dia, akreditasi menjadi keniscayaan sebagai pertanggung jawaban atas sistem dan mutu yang dijanjikan.

Ia menambahkan, akreditasi internasional diperlukan untuk meningkatkan daya saing perguruan tinggi, baik ditingkat domestik dan internasional. Akreditasi, katanya, dilakukan oleh lembaga akreditasi atas permintaan untuk melakukan kaji ulang, evaluasi terhadap kriteria/standar mutu.

“Prodi Agroteknologi melalui bantuan misal, technical assistants, kerjasama, merencanakan terakreditasi AUN-QA (Asean University Network-Quality Assurance) atau oleh ASIIN (The Accreditation Agency for Study Programmes in Engineering, Informatics, Natural Sciences and Mathematics). AUN-QA mempromosikan penjaminan mutu pendidikan yang setara di ASEAN, sedangkan ASIIN yang didirikan tahun 2007 mengakreditasi standar outcome dan capaian pembelajaran,” cetusnya.

Baca Juga :   Peserta Magang ke Jepang Bakal Dilindungi BPJamsostek Palu

Sedangkan ketua panitia lokakarya, Dr Hadid mengatakan, kegiatan lokakarya pemahaman ISO 9001:2015 ini bertujuan untuk memahami hal apa saja yg perlu dipersiapkan dalam rangka ISO Prodi Agroteknologi.

Bahkan, kata dia, hasil dari kegiatan tersebut, semua komponen yang ada di prodi bersama pimpinan Fakultas dan UPM, bersiap diri khususnya, menyediakan kebutuhan persyaratan untuk mendapat sertifikat ISO.*/ENG

Komentar

News Feed