oleh

Para Pihak Dalam Gugatan Citizen Lawsuit Gagal Dimediasi

SULTENG RAYA – Para pihak dalam gugatan Citizen Lawsuit (Gugatan Warga Negara) yang diajukan oleh lima warga Kabupaten Donggala terhadap 25 anggota DPRD Kabupaten Donggala, gagal dimediasi di Pengadilan Negeri (PN) Donggala.

Sebelumnya, perkara perdata itu didaftarkan melalui E-Court pada tanggal 6 Agustus 2021 dengan nomor perkara 17/Pdt.G/2021/PN Dgl.

Diketahui, dalam gugatan itu selaku penggugat adalah lima warga Kabupaten Donggala masing-masing, Abdullah Yahya Soumena, Muhtar, Arus Sidora, Abdul Halim dan Maslono.

Sementara, untuk tergugat 25 anggota DPRD Kabupaten Donggala masing-masing, Moh Taufik, Bahtiar, Subhi, Syafruddin Mahyudin, Ruslan, Farida, H. Burhan Yado, Nurjannah, Syafiah, Syaiful Mansyur Lamboka, I Wayan Putra Sandiyasa, Abu Bakar Aljufrie, Nasruddin, Takwin, Abd Rasyid, Taufik M Burhan, Syafruddin K, Sudirman, Erlansyah, Burhanuddin, Maspuang, Asgaf, Zulham, Alex dan Kelvin Saputra.

Baca Juga :   Peserta Diharapkan Miliki Daya Tangkal dan Jadi Role Model

Juru bicara Pengadilan Negeri Donggala, Andi Aulia Rahman mengatakan, sebelumnya para pihak telah melaksanakan mediasi yang difasilitasi oleh Mediator Hakim pada Pengadilan Negeri Donggala, Ni Kadek Susantiani.

“Dalam mediasi yang berlangsung dalam enam kali pertemuan sejak tanggal 19 Agustus 2021 sampai dengan 10  September 2021, para pihak tidak menemukan kata sepakat, sehingga Mediator Hakim telah menetapkan bahwa mediasi diantara para pihak telah dinyatakan gagal,” jelasnya.

Kata dia, setelah mediasi dinyatakan gagal, maka berdasarkan hukum acara perdata, selanjutnya perkara nomor 17/Pdt.G/2021/PN Dgl akan dilanjutkan dengan agenda pembacaan gugatan oleh Penggugat dalam persidangan yang dijadwalkan pada Kamis 23 September 2021 pukul 10.00 wita mendatang di ruang sidang utama Pengadilan Negeri Donggala dengan tetap menerapkan protokol Kesehatan COVID-19 yang ketat.

Baca Juga :   Mahasiswa UAI Tanam 1.000 Pohon Mangrove di Labuan

“Majelis Hakim yang akan menyidangkan perkara tersebut adalah Lalu Moh. Sandi Iramaya, S.H. (Hakim Ketua), Ahmad Gazali, S.H. (Hakim Anggota), Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah, S.H. (Hakim Anggota),” sebutnya.

Lebih lanjut kata dia, sesuai dengan amanat Ketua Pengadilan Negeri Donggala, disampaikan kepada seluruh masyarakat pencari keadilan di wilayah Hukum Kabupaten Donggala bahwa Hakim dan Aparatur Pengadilan Negeri  Donggala berkomitmen untuk mengadili setiap perkara secara profesional dan berintegritas, tidak menerima atau meminta imbalan dalam bentuk apapun, serta berkomitmen untuk mewujudkan peradilan yang bersih tanpa KKN. ADK

Komentar

News Feed